Alarm Bahaya Persebaya Diungkap Sang Pelatih, Ini Persoalan Bajul Ijo Menurut Bernardo Tavares Musim Ini

Alarm Bahaya Persebaya Diungkap Sang Pelatih
Alarm Bahaya Persebaya Diungkap Sang Pelatih, Ini Persoalan Bajul Ijo Menurut Bernardo Tavares. Foto: Persebaya
0 Komentar

RADARTASIK.ID— Sorot lampu kompetisi kini mengarah tajam ke Surabaya. Di tengah riuh perjalanan BRI Super League 2025/26 yang semakin memasuki fase krusial, Persebaya Surabaya justru tengah menghadapi masa yang tidak mudah.

Tim berjuluk Bajul Ijo itu harus rela melorot ke peringkat ketujuh klasemen sementara, sebuah posisi yang memunculkan tanda tanya besar atas stabilitas performa mereka.

Dalam lima pertandingan terakhir, grafik permainan Persebaya memperlihatkan garis yang menurun.

Baca Juga:Jordi Amat Ungkap Filosofi Taktik John Hermand di Timnas Indonesia Mirip di Persija JakartaUsai Cetak Gol di Timnas Senior, Mauro Zijlstra Terpacu Tampil Lebih Baik di Skuad Garuda Lawan Bulgaria 

Hanya satu kemenangan yang berhasil diamankan, sementara empat laga lainnya berakhir dengan hasil yang jauh dari harapan.

Rangkaian hasil tersebut menjadi alarm serius bagi tim yang sejak awal musim digadang-gadang mampu bersaing di papan atas.

Di balik penurunan itu, pelatih Bernardo Tavares melihat persoalan yang lebih dalam daripada sekadar hasil akhir di lapangan.

Pelatih asal Portugal tersebut menilai menurunnya performa tidak bisa dilepaskan dari menipisnya persaingan di dalam skuad.

“Hal-hal ini hanya dapat kita tingkatkan di masa depan jika kita memiliki persaingan di dalam skuat,” ujar Bernardo Tavares.

Badai cedera yang menghantam sejumlah pemain inti telah mengubah atmosfer tim.

Intensitas latihan yang semestinya menjadi ruang perebutan tempat justru kehilangan daya tekan.

Baca Juga:Legenda Hidup Persib Ini Buka Kunci Konsistesi Persib Bandung Musim Ini, Termasuk Target Hattrick Juara Ini yang Dilakukan Marc Klok Usai Gagal Bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Saat pilihan pemain semakin terbatas, ritme kompetisi internal yang sehat pun perlahan memudar.

Bernardo Tavares menilai peningkatan kualitas tim pada masa mendatang hanya mungkin terjadi apabila persaingan di dalam skuad kembali terbangun dengan kuat.

Menurutnya, setiap pemain harus merasakan bahwa posisi di tim utama tidak pernah benar-benar aman.

Ia menegaskan, pemain yang berlatih harus memiliki kesadaran bahwa tanpa memberikan kemampuan terbaik—bahkan melampaui batas normal—mereka berisiko kehilangan tempat di susunan utama.

Dalam pandangannya, rasa terancam secara positif itulah yang menjaga level performa tetap tinggi dari sesi latihan hingga pertandingan resmi.

“Sangat penting bagi para pemain yang berlatih untuk merasa bahwa jika saya tidak melakukan 200% dalam latihan dan dalam pertandingan, saya akan kehilangan tempat utama saya di tim utama,” ujar Bernardo Tavares.

0 Komentar