TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID — Kunjungan wisatawan ke sejumlah destinasi wisata di Kabupaten Tasikmalaya melonjak tajam selama libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Dalam periode 22 hingga 29 Maret 2026, total kunjungan tercatat mencapai 33.387 orang dan seluruhnya didominasi wisatawan nusantara (wisnus).
Data tersebut dihimpun Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Tasikmalaya dari berbagai objek wisata unggulan. Pada periode yang sama, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) tercatat nihil.
Kepala Bidang Pariwisata Disparpora Kabupaten Tasikmalaya, Taufik menyatakan lonjakan kunjungan dipicu momentum libur panjang Lebaran yang dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata bersama keluarga.
Baca Juga:Tingkatkan Kapasitas Instruktur Senam, Bidang Olahraga Disparpora Kabupaten Tasikmalaya Gelar PelatihanSerap Aspirasi Warga Tasikmalaya, Anggota DPRD Jabar Budi Mahmud Saputra Siap Kawal Pembangunan Desa
“Selama periode libur Lebaran, jumlah kunjungan wisatawan mencapai lebih dari 33 ribu orang. Seluruhnya didominasi wisatawan nusantara, yang memanfaatkan momen libur untuk berwisata ke berbagai destinasi di Tasikmalaya,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (30/3/2026).
Dominasi kunjungan terjadi pada objek wisata berbasis alam, terutama pantai dan pemandian air panas yang menawarkan ruang terbuka serta panorama khas.
Pantai Sindangkerta menjadi destinasi dengan kunjungan tertinggi, mencapai 13.048 orang. Posisi kedua ditempati Cipanas Gunung Galunggung dengan 7.381 pengunjung, disusul Ampera Waterpark di peringkat ketiga dengan 7.113 pengunjung.
Selain tiga destinasi utama tersebut, sejumlah objek wisata lain juga mencatat kunjungan signifikan, di antaranya Kolam Renang WP sebanyak 2.102 pengunjung, Makam Syekh Abdul Muhyi Pamijahan dengan 1.224 peziarah, serta Cipanas Cipacing yang dikunjungi 815 wisatawan.
Adapun destinasi lain seperti Wisata Alam Parung (463 pengunjung), Situ Sanghiyang (379), Pantai Cipatujah (365), Kampung Naga (250), dan Pantai Karang Tawulan (247) turut berkontribusi terhadap tingginya pergerakan wisata selama libur Lebaran.
Taufik menilai peningkatan ini menjadi indikator positif pemulihan sektor pariwisata daerah.
“Kenaikan jumlah kunjungan ini menunjukkan bahwa minat masyarakat untuk berwisata sudah kembali pulih. Ini tentu menjadi peluang bagi daerah untuk terus mengembangkan potensi wisata yang ada,” katanya.
Baca Juga:Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya Karom Apresiasi Respons Pemda Soal Skema Gaji PPPK Paruh WaktuSSF Bersama Jampidum Menebar Kebaikan di Tasikmalaya, Bagikan Ratusan Sembako dan Santuni Anak Yatim
Dari sisi pengelolaan, Disparpora bersama instansi terkait melakukan langkah antisipasi untuk menjaga kenyamanan dan keselamatan wisatawan, termasuk koordinasi dengan aparat keamanan dan pengelola objek wisata.
Upaya tersebut difokuskan pada pengaturan arus lalu lintas, kebersihan lingkungan, serta kesiapan fasilitas umum.
