Mesin Pencarian yang Bingung!

profil Hilman Wiranata DPRD Kota Tasikmalaya
Kolase Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, H. Hilman Wiranata, S.Pd., M.Si dengan tangkapan layar ponsel hasil pencarian google. istimewa for radartasik.id
0 Komentar

Jabatan bendahara itu unik. Kalau ketua bicara ideologi, sekretaris bicara administrasi, bendahara biasanya bicara realitas. Realitas anggaran.

Nama Hilman Wiranata sendiri sebenarnya sudah seperti slogan kepemimpinan. Hilman berasal dari bahasa Arab. Artinya pemimpin yang bijaksana. Wiranata berasal dari bahasa Jawa. “Wira” berarti pahlawan. “Nata” berarti pengatur.

Kalau digabungkan, artinya kira-kira: pemimpin yang bijaksana sekaligus kesatria pengatur keadaan. Nama yang berat. Kadang orang tua memang memberi nama seperti doa yang agak ambisius.

Baca Juga:Sekolah Rakyat Mandek di Kota Tasikmalaya, Lahan Belum JelasSampah Menggunung Pasca Lebaran, Kota Tasikmalaya Kebut Bersih-Bersih

Tapi masalah muncul ketika Google ikut campur. Beberapa orang yang mencari profilnya menemukan keterangan: Politisi Partai Gerindra.

Di Tasik, kabar seperti itu cepat menyebar. Ada yang bertanya-tanya. “Hilman pindah partai?” Ada juga yang santai. “Ah, paling Google yang salah.”

Di zaman sekarang, memang ada tiga kemungkinan kebenaran: Fakta. Isu. Hasil pencarian Google. Yang ketiga kadang paling membingungkan.

Yang jelas, Hilman masih sering terlihat di lingkaran PPP Kota Tasikmalaya. Ia masih dikenal sebagai sekretaris. Masih hadir di acara partai. Masih disapa “Kang Haji”. Belum ada deklarasi pindah partai. Setidaknya sampai tulisan ini dibuat.

Tapi politik selalu punya ruang kejutan. Hari ini di satu partai. Besok bisa saja di partai lain. Apalagi menjelang musim politik. Bahkan algoritma Google pun kadang sudah lebih dulu curiga. Atau mungkin Google sebenarnya sedang meramal masa depan. Kita saja yang belum tahu. (red)

0 Komentar