Hujan dan Angin Kencang di Ciamis Rusak Puluhan Rumah, 54 Jiwa Harus Mengungsi Sementara

puluhan rumah rusak di ciamis
Rumah rusak di Kecamatan Purwadadi pasca hujan deras dan angin kencang pada Sabtu (28/3/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. (Istimewa For Radartasik.id)
0 Komentar

CIAMIS, RADARTASIK.ID — Hujan berintensitas tinggi yang disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Ciamis pada Sabtu (28/3/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Hal itu menyebabkan kerusakan puluhan rumah dan tumbangnya sejumlah pohon di beberapa desa.

Kejadian cuaca ekstrem tersebut berdampak pada sedikitnya lima desa di dua kecamatan. Atap rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkat bervariasi, dari ringan hingga sedang, serta mengakibatkan sebagian warga harus mengungsi.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ciamis, Ani Supiani ST MSi, membenarkan peristiwa tersebut.

Baca Juga:Tingkatkan Kapasitas Instruktur Senam, Bidang Olahraga Disparpora Kabupaten Tasikmalaya Gelar PelatihanSerap Aspirasi Warga Tasikmalaya, Anggota DPRD Jabar Budi Mahmud Saputra Siap Kawal Pembangunan Desa

“Betul akibat kejadian hujan deras disertai angin kencang kemarin, beberapa pohon tumbang dan kerusakan pada rumah,” katanya dalam keterangannya kepada wartawan, Minggu (29/3/2026).

Usai kejadian, BPBD langsung berkoordinasi dengan aparat setempat untuk melakukan pendataan dan penanganan awal di lokasi terdampak. Selain kaji cepat, distribusi logistik darurat juga mulai dipersiapkan.

“Kita pun melakukan pendataan rumah terdampak, berikut jumlah Kepala Keluarga atau jiwa. Kemudian, tengah mempersiapkan untuk memberikan kebutuhan mendesak,” ujarnya.

Data sementara mencatat kerusakan tersebar di Desa Bantardawa, Desa Pasirlawang, Desa Purwajaya, dan Desa Sidarahayu di Kecamatan Purwadadi, serta Desa Mekarmukti di Kecamatan Cisaga.

“Bahwa laporan per Sabtu kemarin untuk rumahnya mengalami kerusakan akibat hujan deras dan angin kencang, yaitu Desa Bantardawa 35 rumah, Desa Pasirlawang 34 rumah, Desa Purwajaya 12 rumah, Desa Sidarahayu 15 rumah, dan Desa Mekarmukti Cisaga 1 rumah,” katanya.

Dari total rumah terdampak, sebagian mengalami kerusakan ringan dan sedang. Selain itu, tercatat 18 kepala keluarga atau 54 jiwa terpaksa mengungsi akibat kondisi rumah yang tidak layak huni.

BPBD juga masih melakukan penanganan lanjutan di lapangan, terutama untuk mengevakuasi pohon tumbang yang menimpa rumah warga serta membersihkan material puing atap.

Baca Juga:Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya Karom Apresiasi Respons Pemda Soal Skema Gaji PPPK Paruh WaktuSSF Bersama Jampidum Menebar Kebaikan di Tasikmalaya, Bagikan Ratusan Sembako dan Santuni Anak Yatim

“Saat ini pun kita sedang melakukan penanganan pohon tumbang yang di atap rumah dan pembersihan material atap,” ujarnya. (riz)

0 Komentar