RADARTASIK.ID – Kisah menyentuh datang dari mantan bek top Italia, Christian Panucci, yang mengungkap perjalanan emosionalnya di awal karier profesional bersama AC Milan.
Dalam sebuah podcast, Panucci menceritakan bagaimana keputusan pribadinya menggunakan gaji pertama untuk membeli rumah bagi orang tuanya justru berbuah manis dengan tawaran kontrak baru dari Silvio Berlusconi.
Panucci, yang juga pernah memperkuat Real Madrid dan AS Roma, mengenang masa-masa awal kariernya yang penuh perjuangan.
Baca Juga:Diincar Inter Milan dan Tim Lionel Messi, Casemiro Putuskan Tinggalkan Manchester UnitedBergomi: Duel Lawan AS Roma Penentu Scudetto Inter Milan
Ia bahkan harus bekerja sebagai petugas pom bensin di usia muda demi membantu kondisi ekonomi keluarga yang saat itu tengah sulit.
Situasi tersebut membuatnya terbiasa hidup sederhana. Saat masih membela Genoa di awal karier profesionalnya, Panucci hanya menerima bayaran sekitar 50 ribu lira per minggu.
Ketika naik ke level Serie A, ia mendapatkan gaji sekitar 930 ribu lira per bulan—angka yang pada masa itu masih tergolong kecil untuk seorang pesepak bola profesional.
Namun, titik balik datang ketika ia direkrut AC Milan, salah satu klub terbesar di Eropa saat itu.
Bersama Rossoneri, Panucci mulai menerima penghasilan yang jauh lebih besar.
Jika dikonversikan ke nilai saat ini, gaji pemain top di klub seperti Milan bisa mencapai jutaan euro per musim, atau setara ratusan miliar rupiah (misalnya €1 juta setara sekitar Rp17 miliar).
Alih-alih menggunakan uang tersebut untuk gaya hidup mewah, Panucci justru mengambil keputusan yang sangat personal: ia membeli rumah untuk kedua orang tuanya yang sebelumnya menghadapi kesulitan ekonomi, bahkan terancam kehilangan tempat tinggal.
“Salah satu momen terindah dalam hidup saya adalah melihat ayah saya menangis di depan notaris ketika rumah itu akhirnya menjadi milik kami,” kenangnya.
Baca Juga:Cedera Otot, Wesley Terancam Absen Saat AS Roma Hadapi Inter MilanArsenal dan Manchester United Halangi Impian Juventus Bawa Pulang Sandro Tonali
Keputusan tersebut ternyata sampai ke telinga manajemen klub. Adriano Galliani, yang saat itu menjabat sebagai petinggi Milan, melaporkan kepada Berlusconi bahwa pemain mudanya telah menghabiskan seluruh tabungan untuk keluarganya.
Mengetahui hal tersebut, Berlusconi langsung mengambil langkah cepat. Ia memanggil Panucci dan menawarkan perpanjangan kontrak selama lima tahun.
