Tanpa kewajiban datang ke kantor selama dua hari, ASN dapat menghemat ongkos transportasi, bahan bakar, hingga waktu perjalanan yang selama ini kerap terkuras di jalan.
Namun, di Kota Tasikmalaya, gagasan serupa masih menunggu “lampu hijau”.
Di tengah dorongan efisiensi dan digitalisasi, birokrasi daerah tampaknya masih memilih setia pada ritme lama—menanti instruksi, sambil sesekali melirik praktik yang sudah lebih dulu melaju. (rezza rizaldi)
