Tembok Stadion Wiradadaha Ambruk Ditimpa Pohon, Kota Tasikmalaya Dikepung Bencana

tembok Stadion Wiradadaha ambruk
Tembok Stadion Wiradaha yang ambruk ditimpa pohon, Jumat (27/3/2026) sore. Rezza Rizaldi / Radar Tasikmalaya
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kota Tasikmalaya, Jumat (27/3/2026) sore, memicu serangkaian bencana di berbagai titik.

Mulai dari pohon tumbang, tiang listrik roboh hingga ambruknya tembok Stadion Wiradadaha—sebuah “peringatan alam” di tengah kota yang kerap lengah pada mitigasi.

Di kawasan Stadion Wiradadaha, tembok sepanjang sekitar 100 meter dilaporkan roboh setelah tertimpa pohon angsana berukuran besar.

Baca Juga:WFA ASN Kota Tasikmalaya Tunggu Pusat, Skema 3-2 Masih WacanaRotasi Eselon II Kota Tasikmalaya Ditunggu, Kursi Kosong Segera Diisi

Pohon tersebut tumbang diterjang angin kencang hingga akar-akarnya tercabut dari tanah.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerusakan infrastruktur menjadi catatan serius yang kembali mengetuk perhatian pemerintah daerah.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Tasikmalaya, Hendra Budiman, membenarkan kejadian tersebut.

Ia menyebut tembok roboh diduga kuat akibat tertimpa pohon besar yang tumbang hingga ke akar.

“Ini tembok benteng sekitar 100 meter roboh. Lebarnya kurang lebih 8 meter. Diduga tertimpa pohon besar yang sampai ke akar-akarnya tercabut,” ujar Hendra yang ditemui di lokasi kejadian.

Untuk penanganan, pihaknya langsung berkoordinasi dengan BPBD dan Tagana guna percepatan evakuasi.

Tim gabungan akan dikerahkan dengan membawa peralatan pemotong pohon serta armada pengangkut material.

Baca Juga:Perbatasan Tasikmalaya Geger, jenazah Misterius Mengambang di Sungai Citanduy: ini Ciri-CirinyaPenganiayaan di Kafe Rajapolah Tasikmalaya Dipicu Pelaku yang Mabuk

“Kami sudah kontak BPBD dan Tagana dari Dinsos. Nanti mereka bawa alat pemotong tanaman, dan kami juga siapkan mobil bak untuk mengangkut potongan pohon. Segera ditangani,” tambahnya.

Hendra juga mengakui, tidak hanya di lokasi tersebut, sejumlah titik lain di Kota Tasikmalaya masih dipenuhi pohon tumbang akibat cuaca ekstrem.

Kondisi ini membuat penanganan harus dilakukan secara bertahap, sambil menunggu tim di lapangan menyisir lokasi prioritas.

Cuaca ekstrem yang melanda sore itu seolah menjadi pengingat bahwa Kota Tasikmalaya masih punya pekerjaan rumah besar dalam hal kesiapsiagaan bencana.

Sebab, ketika angin datang tanpa kompromi, yang roboh bukan hanya pohon—tapi juga kesiapan. (rezza rizaldi)

0 Komentar