BANJAR, RADARTASIK.ID – Hujan deras disertai angin kencang pada Jumat (27/3/2026) siang menyebabkan pusat kota banjar digenangi banjir. Di Jalan Letjen Suwarto, depan alun-alun, ketinggian genangan cukup sampai menutupi trotoar.
Kondisi ini membuat arus lalu lintas terganggu. Bahkan para pemotor tidak berani melintas karena khawatirmogok.
Salah seorang warga Banjar, Imas, yang melintas di lokasi mengaku terkejut dengan tingginya genangan air di kawasan tersebut.
Baca Juga:Aksi Dewi-Dewi Polres Garut Bagikan Makanan Gratis Bagi PemudikLibur Lebaran, Wisata Banjar Diserbu Pengunjung
“Tadi dari arah Parungsari (Kelurahan Karangpanimbal) sama banjir genangan, tapi saat ke alun-alun cukup tinggi genangan airnya,” ucapnya.
Ia mengatakan dirinya bersama rombongan melintas menggunakan mobil dengan kecepatan sedang karena kondisi genangan cukup tinggi. Biasanya, perempatan lampu merah di Alun-Alun Kota Banjar ramai dilalui berbagai kendaraan, namun saat banjir tidak ada sepeda motor yang melintas.
“Kalau hujan cukup deras, pasti perempatan lampu merah alun-alun Kota Banjar pasti banjir genangan namun tidak berlangsung lama,” terangnya.
Kasi Darlog BPBD Kota Banjar, Yudi Andiana, menyebut kawasan alun-alun memang rawan terjadi banjir genangan saat curah hujan tinggi. Ia menduga penyebabnya karena saluran drainase yang tidak berfungsi optimal.
“Penyebabnya kemungkinan saluran drainase yang kurang optimal (tersumbat), sehingga tidak bisa menampung air hujan hingga menyebabkan banjir genangan,” ujarnya.
Meski demikian, genangan di wilayah tersebut kini sudah berangsur surut dan biasanya hanya terjadi saat hujan dengan intensitas tinggi. Selain di kawasan alun-alun, banjir genangan juga terjadi di Jalan Siliwangi, tepatnya di daerah Cikadu, Kelurahan Karangpanimbal, Kecamatan Purwaharja, meski ketinggiannya tidak terlalu tinggi. (Anto Sugiarto)
