RADARTASIK.ID— Di tengah ritme latihan yang kembali mengeras di kompleks Gelora Bandung Lautan Api, Bojan Hodak menaruh perhatian lebih pada dua anak asuhnya yang tengah bersiap menapaki panggung berbeda.
Beckham Putra Nugraha dan Eliano Reijnders mendapat panggilan untuk memperkuat Timnas Indonesia dalam agenda FIFA Series 2026—sebuah kesempatan yang tak hanya prestisius, tetapi juga sarat makna bagi perkembangan karier keduanya.
Bojan Hodak, yang dikenal tenang namun tajam membaca potensi pemain, melihat pemanggilan ini sebagai momentum emas.
Baca Juga:Beckham Putra Merespons Pro Kontra Masuk Timnas Indonesia dengan Dewasa, Siap Buktikan di LapanganElegan Gaya Diplomasi Sepakbola Ala Persib dengan Perancis hingga Andrew Jung dan Kurzawa Buka Suara
Ia menilai pengalaman bertanding di level internasional kerap menjadi pembeda dalam membentuk mentalitas pemain.
Dalam pandangannya, atmosfer pertandingan antarnegara, tekanan publik, hingga tuntutan hasil akan menguji sekaligus mengasah ketahanan psikologis—sesuatu yang sulit direplikasi di level kompetisi domestik seperti Liga 1 Indonesia musim 2025/2026.
Usai sesi latihan pada 25 Maret 2026, Bojan Hodak menyampaikan harapannya secara tidak langsung.
Ia menginginkan kedua pemainnya mendapatkan menit bermain bersama tim nasional, karena pengalaman tersebut diyakini mampu meningkatkan rasa percaya diri mereka.
Bojan Hodak juga menilai, jika keduanya mampu meraih hasil positif bersama tim nasional, dampaknya akan terasa saat mereka kembali ke klub—baik dari sisi performa maupun kepemimpinan di lapangan.
Pelatih asal Kroasia itu tidak menutup mata terhadap tantangan yang menanti.
“Saya harap mereka bisa bermain di Timnas karena ini juga bagus untuk menambah rasa percaya diri. Mereka bisa mendapat hasil yang bagus dan ini akan menambah lagi kepercayaan dirinya,” ujar Hodak usai sesi latihan di Lapangan Pendamping Gelora Bandung Lautan Api, Rabu 25 Maret 2026.
Baca Juga:Skuad Persib Mulai Berlatih Usai Libur Panjang, Dokter Tim Ungkap Kondisi Fisik Para Pemain TerbaruTerdepan, Persib Masuk Kancah Eropa, Perancis Menjadi Pintu Gerbang Pangeran Biru Eksis di Benua Biru
Bojan Hodak memahami bahwa lawan-lawan yang dihadapi Timnas Indonesia dalam FIFA Series bukanlah tim sembarangan.
Namun, alih-alih melihatnya sebagai ancaman, Hodak justru memaknainya sebagai ruang belajar paling ideal.
Ia percaya, pertandingan sulit akan memaksa pemain keluar dari zona nyaman dan mempercepat proses pendewasaan mereka sebagai pesepak bola profesional.
Dalam waktu dekat, Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Saint Kitts dan Nevis pada 27 Maret 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
