Perlu Imunisasi! Direktur RSUD Pandega Pangandaran Ingatkan Bahaya Campak

Direktur RSUD PANDEGA pangandaran
Direktur RSUD Pandega Pangandaran Dr dr Hj Titi Sutiamah
0 Komentar

PANGANDARAN, RADARTASIK.ID – Direktur RSUD Pandega Pangandaran Titi Sutiamah mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai peningkatan kasus campak yang saat ini mulai terjadi di sejumlah daerah.

Untuk mencegah penyakit tersebut, ia menekankan pentingnya imunisasi campak-rubella (MR) bagi anak-anak.

Menurut Titi, anak yang belum mendapatkan imunisasi MR secara lengkap serta memiliki status gizi kurang berisiko lebih tinggi tertular campak karena sistem kekebalan tubuhnya belum optimal dalam melawan virus.

Baca Juga:2026 Penuh Teriakan! Mulai Pencairan Proyek Sampai Urusan THRAktivis Mahasiswa di Tasikmalaya Pilih Penampungan Sampah Jadi Tempat Pengukuhan

“Imunisasi sangat penting karena membantu tubuh mengenali virus dan membentuk perlindungan, sehingga dapat mencegah penularan maupun mengurangi tingkat keparahan penyakit,” ujarnya.

Ia menjelaskan, campak merupakan penyakit yang sangat mudah menular. Bahkan satu orang yang terinfeksi dapat menularkan virus tersebut kepada hingga 18 orang lainnya, terutama jika berada di lingkungan dengan daya tahan tubuh yang rendah.

Masa inkubasi campak, yaitu waktu dari seseorang terpapar virus hingga munculnya gejala, rata-rata berlangsung sekitar 10 hari.

Titi mengimbau masyarakat untuk mengenali gejala campak sejak awal agar penanganan dapat segera dilakukan. Beberapa tanda yang sering muncul antara lain mata merah dan sensitif terhadap cahaya, gejala menyerupai flu seperti batuk, pilek, dan sakit tenggorokan, serta tubuh terasa lemas dan mudah lelah.

Selain itu, penderita juga bisa mengalami diare atau muntah, nyeri pada tubuh, hilangnya nafsu makan, serta muncul ruam merah yang biasanya dimulai dari wajah dan kemudian menyebar ke bagian tubuh lainnya.

“Ciri khas lain yang sering muncul adalah bintik putih kecil di dalam mulut yang dikenal sebagai bintik Koplik,” jelasnya.

Untuk mencegah penularan, masyarakat diminta menerapkan pola hidup bersih dan sehat, seperti rutin mencuci tangan, menggunakan masker saat sedang sakit, serta menerapkan etika batuk yang benar.

Baca Juga:Lebaran Dulu, Protes Kemudian!JANTUR! Menyingkap Legenda Dadaha Lewat Pertunjukan Teater Malam Ini

Titi juga mengingatkan orang tua agar segera membawa anak ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala yang mengarah pada campak.

“Jika ada tanda-tanda tersebut, sebaiknya segera diperiksakan ke fasilitas kesehatan agar mendapatkan penanganan yang tepat dan mencegah penularan lebih luas,” pungkasnya. (Deni Nurdiansah)

0 Komentar