TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID — Kebakaran melanda rumah dua lantai milik warga di Kampung Babakankarang RT 03 RW 02 Desa/Kecamatan Singaparna, Selasa (24/3/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Peristiwa tersebut diduga dipicu kebocoran gas elpiji.
Rumah milik Jajang dan Mimah yang dihuni satu kepala keluarga dengan empat jiwa itu mengalami kerusakan parah. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian ditaksir mencapai Rp 50 juta.
Ketua FK Tagana Kabupaten Tasikmalaya, Jembar Adisetya, mengatakan sebagian besar bangunan terdampak cukup serius akibat kobaran api.
Baca Juga:Tingkatkan Kapasitas Instruktur Senam, Bidang Olahraga Disparpora Kabupaten Tasikmalaya Gelar PelatihanSerap Aspirasi Warga Tasikmalaya, Anggota DPRD Jabar Budi Mahmud Saputra Siap Kawal Pembangunan Desa
“Dengan tingkat kerusakan diperkirakan mencapai 85 persen. Berdasarkan informasi di lapangan, kebakaran diduga disebabkan oleh kebocoran gas elpiji,” terang Jembar.
Ia menjelaskan, api dengan cepat membesar dan melalap hampir seluruh bagian rumah sebelum akhirnya dapat dikendalikan oleh petugas Tagana bersama pemadam kebakaran.
Tim Tagana yang tiba di lokasi langsung melakukan asesmen sekaligus membantu proses pemadaman dengan menyuplai air ke mobil pemadam kebakaran.
“Kerugian materiil diperkirakan cukup besar akibat kerusakan bangunan yang signifikan, mencapai puluhan juta rupiah,” jelas dia.
Jembar menambahkan, kondisi di lokasi saat ini telah terkendali. Ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang berasal dari kebocoran gas di lingkungan rumah tangga.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Tasikmalaya, Bripka Tria, mengungkapkan api pertama kali muncul dari kamar di lantai dua rumah berukuran sekitar 70 meter persegi tersebut.
“Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh seorang saksi bernama Rudi yang berada di sekitar lokasi,” kata dia.
Baca Juga:Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya Karom Apresiasi Respons Pemda Soal Skema Gaji PPPK Paruh WaktuSSF Bersama Jampidum Menebar Kebaikan di Tasikmalaya, Bagikan Ratusan Sembako dan Santuni Anak Yatim
Menurutnya, saksi melihat kobaran api sudah menyala di bagian luar kamar lantai dua rumah milik Mimah Rohimah (35).
“Jadi saat kejadian Mimah tengah berada di lantai bawah untuk menjaga warung miliknya, sementara area lantai dua dalam keadaan kosong,” tambah dia. (dik)
