RADARTASIK.ID – Pergerakan senyap mulai terasa di balik rencana besar FC Barcelona untuk memperkuat lini pertahanan mereka.
Meski negosiasi resmi belum dimulai, sinyal ketertarikan terhadap Alessandro Bastoni sudah sangat jelas.
Di sisi lain, Inter Milan belum membuka angka pasti yang siap mereka pertimbangkan di meja perundingan.
Baca Juga:Oumar Solet Diincar Inter Milan, Presiden Udinese Bingung Tentukan HargaFilippo Galli: Berlusconi Memberitahu Kami AC Milan Tim yang Ditakdirkan untuk Menang
Menurut laoran dari Italia, bek tengah asal Italia kelahiran 1999 itu kini menjadi target utama Blaugrana untuk bursa transfer musim panas mendatang.
Bastoni bukan hanya sosok penting di lini belakang Inter, tetapi juga telah menunjukkan kepemimpinan dengan beberapa kali mengenakan ban kapten musim ini.
Profilnya yang komplet—kuat dalam bertahan, nyaman menguasai bola, dan mampu membangun serangan dari belakang—membuatnya dianggap sebagai kandidat ideal untuk sistem permainan Barcelona.
Menurut laporan jurnalis transfer ternama Fabrizio Romano, seluruh rumor yang beredar dari Spanyol bukan sekadar spekulasi.
Bahkan, sosok kunci di balik manuver ini adalah direktur olahraga Barcelona, Deco, yang kini bekerja aktif untuk mengamankan jasa Bastoni.
Barcelona memang tengah memburu bek tengah berkaki kiri dengan kemampuan penguasaan bola yang tinggi.
Dalam beberapa musim terakhir, kebutuhan akan pemain dengan karakteristik tersebut semakin mendesak, terutama karena ketidakpastian masa depan Ronald Araújo dan Andreas Christensen.
Baca Juga:Media Italia: Juventus Tak Kekurangan Uang, Mereka Cuma Tak Becus MembelanjakannyaShevchenko Minta Leao dan Pulisic Tidak Egois: Mereka Harus Saling Beradaptasi
Jika salah satu atau bahkan keduanya hengkang, maka kehadiran Bastoni akan menjadi solusi jangka panjang sekaligus peningkatan kualitas skuad.
Upaya serius Barcelona tidak hanya sebatas pemantauan. Dalam empat hingga lima bulan terakhir, Deco dilaporkan beberapa kali terbang ke Milan untuk membangun komunikasi awal.
Langkah ini dilakukan secara strategis, baik melalui pendekatan langsung kepada pihak pemain maupun pembicaraan informal dengan manajemen Inter.
Kunjungan berulang tersebut menunjukkan bahwa Barcelona tidak ingin kehilangan momentum.
Mereka berusaha “menabur benih” sejak dini agar ketika jendela transfer dibuka, proses negosiasi bisa berjalan lebih cepat dan mulus.
Situasi ini juga membuat Bastoni dan pihak Inter sepenuhnya menyadari bahwa minat Barcelona adalah nyata, bukan sekadar isu media.
