Selangkah Lagi Berangkat ke Jepang, Calon Tenaga Kerja Asal Kabupaten Tasikmalaya Segera Mengikuti Pelatnas

Tenaga Kerja Berangkat ke Jepang
Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya melalui DPM-PTSP-TK saat menerima dan berfoto bersama perwakilan IM Japan, Mr. Nakimura, di Gedung PKASN BKPSDM Kabupaten Tasikmalaya, Kamis 19 Maret 2026. (Istimewa For Radartasik.id)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Puluhan calon tenaga kerja asal Kabupaten Tasikmalaya yang mengikuti program magang ke Jepang dinyatakan lulus pelatihan daerah (Pelatda). Mereka kini bersiap melanjutkan ke tahap pelatihan nasional (Pelatnas) sebelum diberangkatkan ke Jepang.

Kepastian itu mengemuka saat kunjungan perwakilan IM Japan, Mr Nakimura, di Gedung Pengembangan Kompetensi ASN BKPSDM Kabupaten Tasikmalaya, Ciawi, Kamis (19/3/2026). Kunjungan tersebut juga diisi dengan penandatanganan kontrak antara Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dan IM Japan terkait penempatan tenaga kerja ke Jepang.

Selain penandatanganan kontrak, perwakilan IM Japan melakukan tes wawancara untuk menilai kesiapan peserta Pelatda gelombang kedua, termasuk aspek mental, kedisiplinan, serta pemahaman budaya kerja Jepang.

Baca Juga:Tingkatkan Kapasitas Instruktur Senam, Bidang Olahraga Disparpora Kabupaten Tasikmalaya Gelar PelatihanSerap Aspirasi Warga Tasikmalaya, Anggota DPRD Jabar Budi Mahmud Saputra Siap Kawal Pembangunan Desa

Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPM-PTSP-TK) Kabupaten Tasikmalaya, dr Faisal Soeparianto MSi menjelaskan bahwa kehadiran perwakilan IM Japan bertujuan memastikan kesiapan calon tenaga kerja sebelum diberangkatkan.

“Jadi kehadiran Nakimura dari IM Japan ini guna mempersiapkan mental, dan tata krama serta budaya dan etos kerja di Jepang kepada para calon tenaga kerja, yang akan magang kerja ke Jepang,” ungkap Faisal.

Ia menambahkan, peserta yang telah lulus Pelatda akan melanjutkan ke Pelatnas di Pusat Disnaker Bekasi, Kementerian Tenaga Kerja.

“Setelah lulus Pelatda, para calon tenaga kerja yang lulus, selanjutnya mengikuti pelatnas di Pusat Disnaker Bekasi, Kementerian Tenaga Kerja,” terang Faisal.

Menurutnya, puluhan peserta dari Kabupaten Tasikmalaya mengikuti Pelatda, dan sebagian akan melanjutkan ke Pelatnas sebelum diberangkatkan ke Jepang untuk magang.

Faisal berharap program ini tidak hanya meningkatkan keterampilan tenaga kerja, tetapi juga memberikan dampak jangka panjang bagi daerah.

“Diharapkan etos kerja dan budaya positif bisa ditularkan oleh para tenaga kerja saat kembali ke Tasikmalaya. Termasuk menambah keterampilan bagi pekerja dan dapat membuka lapangan kerja,” harap Faisal.

Baca Juga:Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya Karom Apresiasi Respons Pemda Soal Skema Gaji PPPK Paruh WaktuSSF Bersama Jampidum Menebar Kebaikan di Tasikmalaya, Bagikan Ratusan Sembako dan Santuni Anak Yatim

Ia juga menegaskan bahwa program ini menyasar masyarakat dari keluarga kurang mampu.

“Apalagi pada umumnya calon tenaga kerja yang magang ke Jepang ini, pemerintah daerah mengedepankan orang tuanya yang tidak mampu secara ekonomi atau desil 1-5,” jelasnya.

0 Komentar