Ribuan Pemudik Tinggalkan Tasikmalaya, Terminal Singaparna Mulai Dipadati Penumpang

Pemudik Mulai Tinggalkan Tasikmalaya
Pemudik mulai memadati Terminal Singaparna Kabupaten Tasikmalaya untuk kembali ke kota-kota asal, Selasa 24 Maret 2026. (Istimewa For Radartasik.id)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Hari ke tiga Lebaran 2026, arus balik pemudik di Terminal Tipe B Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Pada Selasa pagi (23/3/2026), jumlah penumpang yang diberangkatkan melonjak tajam hingga 122 persen dibandingkan hari biasa.

Kepala Terminal Tipe B Singaparna, Suhendar, mengungkapkan bahwa hingga saat ini tercatat sekitar 3.300 penumpang telah diberangkatkan dalam satu hari. Angka tersebut meningkat drastis dari rata-rata harian yang biasanya hanya sekitar 480 penumpang.

“Terjadi peningkatan cukup tinggi pada arus balik tahun ini. Sampai hari ini sudah 3.300 penumpang yang diberangkatkan, dibanding hari biasa sekitar 480 penumpang,” ujarnya.

Baca Juga:Tingkatkan Kapasitas Instruktur Senam, Bidang Olahraga Disparpora Kabupaten Tasikmalaya Gelar PelatihanSerap Aspirasi Warga Tasikmalaya, Anggota DPRD Jabar Budi Mahmud Saputra Siap Kawal Pembangunan Desa

Meski jumlah penumpang meningkat tajam, penambahan armada bus tidak mengalami kenaikan yang signifikan. Dari biasanya sekitar 50 unit bus per hari, kini hanya bertambah menjadi 57 unit atau naik sekitar 1,5 persen.

Suhendar menyebutkan, puncak arus balik diperkirakan terjadi pada hari ini. Namun demikian, lonjakan besar belum terlihat secara merata. Pada hari sebelumnya, peningkatan jumlah penumpang tercatat sekitar 35 persen.

“Diperkirakan hari ini menjadi puncak arus balik, meskipun belum terlihat lonjakan besar secara keseluruhan. Kemarin sempat naik sekitar 35 persen,” katanya.

Mayoritas penumpang diketahui menuju wilayah Jakarta dan sekitarnya, termasuk kota penyangga seperti Tangerang dan Bekasi. Sementara itu, untuk tujuan jarak dekat seperti Bandung, peningkatan jumlah penumpang hanya sekitar 15 persen.

Pihak terminal memastikan ketersediaan armada masih mencukupi untuk melayani lonjakan penumpang. Meski demikian, langkah antisipasi tetap disiapkan jika terjadi penumpukan.

“Jika terjadi lonjakan yang lebih tinggi, kami sudah menyiapkan armada cadangan. Namun sejauh ini kondisi masih terkendali dan belum terjadi penumpukan penumpang,” jelasnya.

Dari total kapasitas sekitar 3.700 penumpang, saat ini baru terisi sekitar 2.000 penumpang. Hal ini menunjukkan masih adanya ruang yang cukup untuk mengakomodasi arus balik.

Baca Juga:Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya Karom Apresiasi Respons Pemda Soal Skema Gaji PPPK Paruh WaktuSSF Bersama Jampidum Menebar Kebaikan di Tasikmalaya, Bagikan Ratusan Sembako dan Santuni Anak Yatim

Dengan kondisi tersebut, arus balik di Terminal Singaparna masih terpantau lancar dan terkendali, meskipun terjadi peningkatan signifikan jumlah penumpang pasca Lebaran. (ujg)

0 Komentar