Antisipasi Kejahatan Pasca Lebaran di Kota Tasikmalaya: Patroli Polisi Digenjot

patroli polisi Kota Tasikmalaya pasca lebaran
Personel Satuan Samapta Polres Tasikmalaya Kota saat melakukan patroli di Jalan Pasar Baru Indihiang, Selasa (24/3/2026). istimewa for radartasik.id
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID — Euforia Lebaran belum benar-benar reda, tapi potensi kejahatan justru mulai “bangun dari tidur panjang”.

Di Kota Tasikmalaya, aparat kepolisian tak mau kecolongan. Patroli pun digencarkan, Selasa (24/3/2026).

Satuan Samapta Polres Tasikmalaya Kota melalui Satgas Preventif Operasi Lodaya 2026 meningkatkan intensitas patroli di titik-titik yang dianggap rawan.

Baca Juga:Ziarah Lebaran Picu Macet TPU di Kota Tasikmalaya, Parkir MeluberArus Balik dari Tasikmalaya ke Bandung Tersendat: Gentong Lumpuh 12 KM, Laju Kendaraan Dialihkan

Mulai dari mesin ATM, terminal, pool bus, pasar tradisional, stasiun, hingga kawasan wisata yang masih dipadati warga.

Langkah ini bukan tanpa alasan. Pasca-Lebaran kerap jadi “musim panen” bagi pelaku kriminal—dari pencopet, penjambret, hingga spesialis curanmor yang lihai membaca kelengahan.

Selain berpatroli, petugas Pengamanan Objek Vital (Pam Obvit) bersama Unit Patroli Sabhara (UPS) juga aktif memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat.

Warga diminta tidak larut dalam suasana liburan yang membuat kewaspadaan ikut mudik.

Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purwanto melalui Kasat Samapta AKP Hartono menegaskan patroli ini sebagai upaya mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan.

“Patroli dilakukan secara masif dan berkelanjutan. Ini bentuk kehadiran negara, sekaligus untuk memastikan masyarakat tetap merasa aman,” ujar Hartono.

Ia menambahkan, pendekatan humanis juga dikedepankan.

Polisi tak sekadar berkeliling, tapi juga membangun komunikasi dengan masyarakat agar tercipta rasa aman bersama.

Baca Juga:Sampah Malam Takbiran di Kota Tasikmalaya Tembus 30 Meter KubikKetika Kelelahan Mudik saat Lintasi Tasikmalaya, Ayah Tinggalkan Anak Tanpa Sadar

Menurutnya, keamanan bukan semata urusan aparat. Ada peran kolektif yang tak bisa diabaikan.

“Kesadaran bersama itu penting. Jangan sampai lengah. Peluang kecil bisa jadi celah besar bagi pelaku kejahatan,” katanya.

Hartono juga mengingatkan warga untuk lebih memperhatikan barang bawaan dan keamanan kendaraan, terutama saat parkir di tempat umum.

“Kewaspadaan sederhana itu sering diremehkan, padahal dampaknya bisa besar. Pastikan kendaraan terkunci dan jangan tinggalkan barang berharga tanpa pengawasan,” tegasnya.

Dengan patroli rutin dan keterlibatan masyarakat, polisi berharap situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Tasikmalaya Kota tetap kondusif.

Setidaknya, ruang gerak pelaku kejahatan bisa terus dipersempit—meski mereka tak pernah benar-benar libur. (rezza rizaldi)

0 Komentar