GARUT, RADARTASIK.ID – Momen libur Idul Fitri 1447 Hijriah di Pantai Selatan Garut mendadak mencekam.
Ipan (18), pengunjung lokal Garut tenggelam di kawasan wisata Pantai Villa Merah, Taman Manalusu, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut Minggu (22/3/2026) sore.
Kasat Polairud Polres Garut, Iptu Aep Saprudin, mengatakan insiden yang menimpa pelajar asal Kecamatan Tarogong Kidul itu, terjadi menjelang petang. Saat itu korban berenang bersama dua temannya, Zaid dan Firdaus.
Baca Juga:Idul Fitri dan Perayaan Kemenangan Sejati KemanusiaanRatusan Pedagang UMKM Jabodetabek Ikut Mudik Gratis Pupuk Kujang
“Korban diperkiran tenggelam sekitar pukul 17.10 WIB, saat tiba-tiba terseret arus ombak ke tengah laut,” ujar dia, Senin (23/3/2026).
Menurutnya, peristiwa yang menimpa korban terbilang cepat. Saat kejadian, Zaid dan Firdaus sempat berteriak meminta tolong kepada kakak korban, Indri Salma Safitri, yang berada di pinggir pantai.
“Kakak korban kemudian melaporkan kejadian itu, dan segera diteruskan kepada tim SAR Balawista yang bertugas di kawasan Pantai Manalusu,” papar dia.
Tak lama kemudian, petugas gabungan Dit Polairud Polda Jawa Barat, Satpolairud Polres Garut, Polsek Cikelet, serta tim SAR Balawista, langsung melakukan pencarian dan penyelamatan menggunakan perahu.
Akhirnya, sekitar pukul 17.44 WIB, korban berhasil ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri. Korban kemudian dievakuasi dan dilarikan ke Puskesmas Cikelet.
“Namun setelah dilakukan penanganan medis, korban dinyatakan meninggal dunia,” ujar dia.
Melihat tingginya animo warga, dan masih panjangnya waktu liburan Idul Fitri, Aep menghimbau masyarakat dan wisatawan selalu waspada beraktivitas di kawasan pantai, terutama saat berenang.
Baca Juga:Kisah Pemudik Asal Tasik Dua Hari Arungi Mudik Bogor-Tasik Pakai Motor RongsokArus Mudik Meningkat, Polres Garut Mulai Obral One Way di Jalur Limbangan
“Mohon perhatikan kondisi ombak dan mengikuti arahan petugas di lapangan,” ujar dia mengingatkan.
Seperti diketahui, keganasan Pantai Selatan Garut saat musim Lebaran cukup dikenal luas. Deburan ombak yang indah, mampu menyedot perhatian masyarakat luas.
Namun ketidakwaspadaan para pengunjung seringkali menimbulkan korban jiwa.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting akan potensi bahaya di kawasan laut, khususnya bagi wisatawan yang kurang memahami karakteristik ombak di pantai selatan Garut. (JSN)
