PANGANDARAN, RADARTASIK.ID – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Pangandaran–Banjar, tepatnya di Desa Ciganjeng, Kecamatan Padaherang, pada Senin, 23 Maret 2026.
Insiden ini melibatkan sebuah mobil Suzuki Carry Pick Up berwarna putih bernomor polisi AB 8690 BT yang mengangkut rombongan penumpang.
Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, peristiwa bermula saat kendaraan tersebut berupaya menyalip sebuah bus di depannya.
Baca Juga:BPJS Ketenagakerjaan Beri Diskon 50 Persen Iuran bagi Pekerja Bukan Penerima UpahDosen Unsil Kenalkan Teknologi IoT untuk Monitoring Nira Aren di Salawu
Namun, ketika proses menyalip berlangsung, mobil diduga kehilangan kendali dan sempat oleng ke arah kanan.
Dari arah berlawanan muncul kendaraan lain, sehingga pengemudi berusaha menghindar dengan membanting setir ke kiri.
Kondisi tersebut menyebabkan kecelakaan tidak dapat dihindari.
Pengemudi mobil, Wawan Anwar Sanusi (57), warga Kota Tasikmalaya, mengalami luka robek di pelipis mata sebelah kiri serta luka lecet pada tangan dan kaki.
Akibat kecelakaan mobil rombongan warga Kecamatan Cipedes tersebut, salah seorang penumpang bernama Nadila (15) dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Selain itu, dua penumpang lainnya mengalami luka berat, yakni Sifa (16) yang mengalami patah tulang lengan kanan dan Rachel (15) dengan cedera patah kaki kiri.
Sementara itu, sebanyak 15 penumpang lainnya mengalami luka ringan.
Secara keseluruhan, jumlah korban dalam peristiwa ini mencapai 18 orang, terdiri dari satu korban meninggal dunia, dua luka berat, dan 15 luka ringan.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Pangandaran, AKP Yudi Risnandar, membenarkan kejadian tersebut.
Ia menjelaskan, seluruh korban merupakan rombongan wisatawan asal Kota Tasikmalaya.
Baca Juga:Hindari Kebiasaan Pegang Behel Belakang, Ini Cara Aman Berboncengan Sepeda MotorBukan Hanya Hobi, Komunitas Honda ADV Indonesia Chapter Purwakarta Buktikan Kepedulian di Ramadan
Ia juga menyampaikan, seluruh korban telah dievakuasi ke Puskesmas Sindangwangi. “Satu meninggal di tempat,” katanya kepada Radartasik.id saat dihubungi Senin.
dengan satu korban dinyatakan meninggal di tempat kejadian.
Lebih lanjut, ia menuturkan, upaya menyalip yang dilakukan pengemudi menjadi pemicu utama kecelakaan.
Saat kendaraan dari arah berlawanan muncul, sopir berusaha menghindar dengan mengubah arah kendaraan secara mendadak.
Akibatnya, sejumlah penumpang sempat terlempar dari kendaraan, yang berujung pada korban jiwa serta luka-luka.
Selain korban, kendaraan yang terlibat juga mengalami kerusakan cukup parah, terutama pada bagian depan. (Deni Nurdiansah)
