Persib Kokoh Lebaran di Puncak, Adam Alis Ingatkan Rekan-Rekannya Tidak Lengah

Persib Kokoh Lebaran di Puncak
Persib Kokoh Lebaran di Puncak, Adam Alis Ingatkan Rekan-Rekannya Tidak Lengah. Foto: Persib
0 Komentar

RADARTASIK.ID— Langit kompetisi Liga 1 Indonesia musim 2025/2026 masih berwarna biru.

Persib Bandung berdiri kokoh di puncak klasemen sejak mengunci status juara paruh musim.

Hal ini menjadi sebuah momentum yang mereka rebut dengan cara meyakinkan.

Baca Juga:Persib Terima Surat Agar Bek Tangguh Ini Dilepas, Timnya Bersiap Main di Playoff Piala Dunia 2026Menjelang Lebaran, Arema FC Launching Jersey Putih yang Elegan, Jadi Simbol Harapan Baru

Termasuk saat menggeser dominasi Borneo FC Samarinda yang sebelumnya melaju kencang lewat catatan 11 kemenangan beruntun di awal musim.

Ketangguhan itu kembali teruji di Stadion Segiri, Minggu (15/3). Dalam atmosfer panas khas Samarinda, Persib menahan imbang tuan rumah 1-1—hasil yang cukup untuk menjaga jarak di puncak klasemen menjelang Idulfitri.

Satu poin terasa seperti jangkar: tidak gemerlap, tetapi cukup kuat untuk menahan posisi dari gempuran pesaing.

Di ruang ganti yang mulai lengang setelah laga, gelandang senior Adam Alis menyimpan rasa syukur yang tidak berisik.

Ia melihat posisi teratas sebagai hasil kerja panjang, bukan garis akhir.

“Ya tetap bersyukur, harus tetap berjuang karena ya pertandingan kita masih panjang,” ujarnya.

“Kita engga boleh terlalu percaya diri. Step by step kita menjalani. Mudah-mudahan kita bisa hattrick di tahun ini,” kata Adam.

Baca Juga:Frans Putros Tinggalkan Persib Bandung untuk Bergabung dengan Tim Ini, Dia Rela Tak BerliburPersija Melakukan Evaluasi Usai Terpeleset dari Dewa United di JIS, Meminta Para Pemain Tetap Tenang

Dalam pandangannya, perjalanan musim ini masih menyisakan sembilan pertandingan—sembilan ujian yang bisa mengubah arah cerita kapan saja.

Adam Alis menekankan bahwa Persib tidak boleh terjebak dalam rasa percaya diri berlebihan.

Ia menggambarkan pendekatan timnya sebagai langkah bertahap, menjaga fokus dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya.

Di balik sikap itu, terselip harapan besar: membawa Maung Bandung menorehkan sejarah dengan meraih tiga gelar liga secara beruntun.

Ambisi itu bukan tanpa pijakan. Persib sebelumnya telah menyamai capaian Bali United FC yang pernah merajai liga secara beruntun. Kini, peluang menciptakan hattrick gelar terbuka—sesuatu yang belum pernah dicatat dalam lanskap sepak bola nasional era modern.

Namun bagi Adam, mimpi tidak berhenti di trofi domestik.

Ia membayangkan Persib kembali melangkah ke pentas Asia musim depan, mencoba menantang level yang lebih tinggi setelah pengalaman sebelumnya.

Ia berharap timnya tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga mampu berbicara lebih banyak di kompetisi antarklub Asia.

0 Komentar