RADARTASIK.ID – Masa depan Rafael Leao di AC Milan kembali menjadi sorotan tajam media di Italia.
Negosiasi perpanjangan kontrak yang sempat berjalan positif kini menghadapi hambatan serius, terutama terkait perbedaan pandangan soal gaji dan bonus.
Situasi ini mencuat di tengah performa Leao yang dinilai belum konsisten musim ini. Meski telah mencetak sembilan gol di Serie A, kontribusinya dianggap belum mencapai standar tinggi yang selama ini diharapkan dari pemain bernomor punggung 10 Rossoneri tersebut.
Baca Juga:Temui Jorge Mendes, Juventus Mulai Bergerak untuk Datangkan Bernardo SilvaAtalanta Dibantai Bayern Munchen 10-2, Legenda AC Milan: Jangan Ratapi Kekalahan
Ketegangan semakin meningkat usai laga melawan Lazio, ketika Leao menunjukkan reaksi emosional saat ditarik keluar dan digantikan oleh Christian Pulisic.
Insiden itu sempat memicu polemik di internal tim maupun di kalangan suporter.
Namun, situasi berhasil diredakan setelah Leao menyampaikan permintaan maaf kepada pelatih Massimiliano Allegri dan rekan setimnya.
Ia mengakui tindakannya berlebihan dan justru memperkeruh suasana di tengah periode sulit yang tengah dialami tim.
Jabat tangan dengan Pulisic pun menjadi simbol berakhirnya konflik yang sempat ramai di media sosial.
Terlepas dari insiden tersebut, Allegri tetap menjadi sosok penting dalam upaya mempertahankan Leao di San Siro.
Pelatih asal Livorno itu sejak awal musim berkomitmen membangun tim yang solid, disiplin, dan memiliki identitas kuat.
Baca Juga:Tak Lagi Diundi, Ini Cara Menentukan Tim Unggulan di Babak Perempat Final Liga ChampionsBoban Akui AC Milan Hampir Rekrut Dominik Szoboszlai: Kami Sebenarnya Sudah Menutup Kesepakatan Itu
Salah satu fokus utama Allegri adalah memperbaiki lini pertahanan yang selama dua musim terakhir menjadi titik lemah Milan.
Ia menerapkan pendekatan bertahan yang lebih rendah dengan tiga bek, serta memberi kebebasan lebih kepada pemain kreatif seperti Luka Modric dalam mengatur permainan.
Dalam skema tersebut, Leao bahkan sempat dimainkan lebih dekat ke posisi penyerang tengah.
Menariknya, pemain asal Portugal itu menerima perubahan peran tersebut tanpa keberatan, yang semakin memperkuat hubungan profesionalnya dengan sang pelatih.
Pada pertemuan akhir Januari bersama manajemen klub, termasuk Igli Tare dan Giorgio Furlani, Allegri secara terbuka mendukung perpanjangan kontrak Leao hingga 2031.
Dukungan ini menunjukkan betapa pentingnya peran Leao dalam proyek jangka panjang Milan.
Meski ada keinginan kuat dari kedua pihak untuk melanjutkan kerja sama, negosiasi kini terhambat oleh dua isu utama: gaji dan klausul pelepasan.
