Arus Mudik di Kota Banjar Tujuan Jawa Tengah Naik 30 Persen Jelang Lebaran 2026

arus mudik di kota banjar
Pemudik saat melintas di tugu perbatasan Jabar-Jateng, tepatnya di Pos Pam Cijolang, Kamis (19/3/2026) siang. (Anto Sugiarto/radartasik.id)
0 Komentar

BANJAR, RADARTASIK.ID – Memasuki H-2 Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026, arus kendaraan pemudik di jalur selatan Jawa Barat menuju Jawa Tengah terus meningkat.

Peningkatan terlihat pada kendaraan yang melintas di Jalan Siliwangi, jalur nasional di perbatasan Jabar–Jateng, tepatnya di Pos Pengamanan Cijolang, meski secara umum kondisi lalu lintas masih terpantau normal.

Koordinator Lapangan Dinas Perhubungan Kota Banjar, Gun Gun Gumelar, mengatakan peningkatan arus terjadi baik dari arah Jawa Barat maupun kendaraan yang masuk dari Jawa Tengah.

Baca Juga:Idul Fitri dan Perayaan Kemenangan Sejati KemanusiaanRatusan Pedagang UMKM Jabodetabek Ikut Mudik Gratis Pupuk Kujang

“Terjadi peningkatan arus kendaraan pemudik yang melintas sebesar 30 persen dibandingkan hari sebelumnya,” ucapnya, Kamis (19/3/2026).

Berdasarkan hasil survei counting Dishub Kota Banjar hingga pukul 13.00, jumlah kendaraan dari arah Jabar ke Jateng didominasi roda dua sebanyak 9.437 unit, disusul roda empat 4.782 unit, truk 274 unit, dan bus 124 unit.

Sementara hasil survei pada 18 Maret 2026 mencatat kendaraan roda dua sebanyak 13.261 unit, roda empat 7.574 unit, truk 559 unit, dan bus 136 unit.

Kendaraan dari arah barat tersebut masih didominasi sepeda motor, diikuti kendaraan roda empat, truk, dan bus.

“Arus mudik tahun ini masih didominasi kendaraan roda dua, kemudian roda empat, kendaraan penumpang,” jelasnya.

Dishub Kota Banjar memprediksi volume kendaraan akan terus meningkat dan mencapai puncaknya pada malam hari. Saat ini peningkatan sudah mulai terlihat, namun belum signifikan, dan diperkirakan lonjakan tertinggi terjadi saat puncak arus mudik nanti malam ketika pemudik bergerak menuju kampung halaman. (Anto Sugiarto)

0 Komentar