KARAWANG, RADARTASIK.ID – Ratusan pedagang kecil Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di wilayah Jabodetabek nampak antusias mengikuti program mudik gratis yang diberikan PT Pupuk Kujang.
Total sebanyak enam bus premium disediakan perusahaan pupuk negara itu, untuk mengantarkan sekitar 354 peserta mudik gratis ke berbagai daerah di Jawa Barat.
“Kami ingin membantu masyarakat agar bisa pulang kampung dengan aman dan nyaman,” ujar Direktur Utama Pupuk Kujang, Budi Santoso Syarif, di sela-sela keberangkatan di kompleks pelataran kantor perusahaan kawasan Cikampek, Karawang, Rabu (18/3/2026).
Baca Juga:Kisah Pemudik Asal Tasik Dua Hari Arungi Mudik Bogor-Tasik Pakai Motor RongsokArus Mudik Meningkat, Polres Garut Mulai Obral One Way di Jalur Limbangan
Menurutnya, program ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat, khususnya para perantau.
Sebelum keberangkatan, perusahaan menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan untuk memastikan kondisi para pemudik dalam keadaan fit.
“Keselamatan menjadi prioritas. Karena itu, kami siapkan cek kesehatan agar semua peserta bisa sampai tujuan dengan selamat,” ujar dia.
Selain membantu masyarakat, program ini juga diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalu lintas selama arus mudik dengan menekan penggunaan kendaraan pribadi.
“Melalui program ini, kami berharap bisa ikut mengurangi beban di jalan raya sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar dia.
Laras Anjani (34), salah satu peserta mudik asal Ciamis, menganggu bangga menjadi salah satu peserta mudik perusahaan. Dengan antusias, ia menggendong bayinya yang mungil, plus anak-anaknya yang terlihat ceria.
Sementara, sang suami terlihat sibuk membawa barang bawaan sembari menjaga anak-anak lainnya. Total, pasangan ini membawa lima anak dalam perjalanan mudik mereka menuju Banjarsari, Kabupaten Ciamis.
Baca Juga:Malam Mandalawangi!Tim Gabungan Bea Cukai Tasikmalaya dan Jabar Gagalkan Peredaran 664 Ribu Batang Rokok Ilegal di Dua Lokasi
Laras mengaku sempat pesimis bisa pulang kampung tahun ini setelah gagal mendapatkan tiket kereta. Namun, harapan itu muncul ketika ia menemukan program mudik gratis yang digelar oleh Pupuk Kujang melalui pencarian di internet.
“Awalnya sudah pasrah karena tidak kebagian tiket, tapi setelah cari informasi, ternyata ada program ini. Alhamdulillah akhirnya kami bisa mudik tanpa biaya,” ujar dia.
Menurutnya, kehadirannrogram tersebut sangat membantu ekonomi, terlebih dengan terus meningkatnya biaya perjalanan.
“Kalau dihitung, bisa hemat jutaan rupiah. Uangnya bisa dipakai untuk kebutuhan lain di kampung,” ujar dia.
