RADARTASIK.ID – Bek tangguh Antonio Rüdiger akhirnya angkat bicara terkait insiden kontroversial yang terjadi dalam pertandingan antara Real Madrid melawan Getafe CF pada 2 Maret lalu.
Momen tersebut sempat memicu perdebatan luas di Spanyol setelah Rüdiger terlihat melakukan tekel keras yang mengenai wajah pemain Getafe, Diego Rico.
Dalam situasi perebutan bola yang berlangsung cepat, bek tim nasional Jerman itu secara tidak sengaja menghantam wajah Rico dengan lututnya.
Baca Juga:Inter Ingin Jual Thuram ke Arab Saudi, Kevin De Bruyne Bertahan di NapoliAdani Minta Leao Berhenti Bersikap Seperti Pemain Bintang: Dia Menangkan Scudetto karena Ibra dan Giroud
Insiden tersebut langsung menjadi sorotan publik dan memicu diskusi panjang di media Spanyol, terutama karena potensi bahaya dari benturan tersebut.
Banyak pengamat menilai tindakan Rüdiger cukup berbahaya dan seharusnya bisa berujung sanksi berat.
Namun keputusan hakim olahraga tidak menjatuhkan hukuman berat kepada pemain berusia 30-an tahun itu, sebuah keputusan yang juga memicu perdebatan di kalangan penggemar sepak bola.
Menjelang pertandingan penting UEFA Champions League melawan Manchester City, Rüdiger kembali dimintai tanggapan oleh media mengenai insiden tersebut.
Ia mengakui bahwa tayangan ulang dalam gerakan lambat memang membuat kejadian itu terlihat lebih mengerikan daripada yang sebenarnya terjadi di lapangan.
“Saya melihat kembali gambar itu dalam tayangan ulang dan memang terlihat sangat buruk,” kata Rüdiger.
Namun menurutnya, jika keseluruhan aksi dilihat dalam kecepatan normal, situasinya tidak seburuk yang dibayangkan banyak orang.
Baca Juga:Sihir De Rossi Bawa Genoa Menjauh dari Zona DegradasiAmbrosini Akui Mimpi Scudetto AC Milan Sudah Berakhir: Mereka Lebih Dekat ke Posisi Lima
“Tetapi jika Anda melihat keseluruhan aksi dalam konteks pertandingan, situasinya berbeda. Saya tidak ingin berdebat soal ini, tetapi saya tidak membunuhnya,” ujarnya dengan nada santai.
Rüdiger juga menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak memiliki niat untuk mencederai Diego Rico.
Ia bahkan mengaku sudah berbicara langsung dengan sang pemain setelah pertandingan berakhir untuk memastikan kondisi Rico baik-baik saja.
“Jika saya benar-benar berniat menyakitinya, saya bisa saja melakukannya. Tapi itu bukan tujuan saya. Setelah pertandingan saya juga berbicara dengannya,” jelas bek tengah Real Madrid tersebut.
Menurut Rüdiger, potongan gambar diam atau “freeze frame” sering kali tidak memberikan gambaran lengkap tentang situasi sebenarnya di lapangan.
