Judul Konser Berubah-ubah, Netizen Kota Tasikmalaya Kian Ramai Menyentil

konser pasca lebaran Kota Tasikmalaya
Kolase tajuk konser sepekan setelah Lebaran di Kota Tasikmalaya yang berubah-ubah. istimewa for radartasik.id
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID — Rencana konser musik pasca-Lebaran di Eks Terminal Cilembang, Kota Tasikmalaya, terus menuai sorotan.

Bukan hanya soal substansi acara, perubahan tajuk kegiatan yang berulang kali terjadi juga ikut memantik tanda tanya publik.

Awalnya, konser tersebut diperkenalkan dengan tajuk Melepas Penat Tasikmalaya.

Dalam perjalanannya, nama itu berganti menjadi Tasikmalaya Bersilaturahmi.

Terbaru, tajuk kembali berubah menjadi Holiday Fest 2026 Tasikmalaya.

Pergantian nama yang berlapis ini dinilai sebagian kalangan sebagai upaya meredam polemik yang sempat menghangat, meski tak sedikit pula yang menyindirnya sebagai “ganti baju, tapi badan tetap sama”.

Di media sosial, warganet Kota Tasikmalaya ramai melontarkan beragam komentar.

Baca Juga:ASN Kota Tasikmalaya “Ngadu” di Instagram, Kritik Fiskal Pemkot Kian PedasRatusan Pemudik Datangi Polres Tasikmalaya Kota: Ikut Mudik Gratis, Tujuan Dominan Solo

Mulai dari kritik bernada satir hingga usulan agar kegiatan dialihkan ke program yang dinilai lebih menyentuh kebutuhan masyarakat.

Akun Hendri Rahmat Setiawan, misalnya, mempertanyakan istilah “melepas penat” yang dinilai kurang selaras dengan identitas Kota Tasikmalaya sebagai kota santri.

“Abdi orang Tasik, asa baik-baik saja tidak penat. Emang puasa bikin penat kitu? Duh kota santri dimanakeun ieu,” tulisnya.

Sementara itu, akun Yadi Nuryadi menyoroti prioritas pembangunan.

Ia menyarankan agar pemerintah lebih fokus pada persoalan infrastruktur dan kebutuhan dasar masyarakat.

“Daripada ngayakeun nu kitu (konser), mending omeuan jalan nu barutut. Masalah banjir Pasar Cikurubuk, lapangan kerja juga masih jadi persoalan,” ujarnya.

Kritik serupa juga datang dari akun Aru Comvat yang menyinggung kondisi jalan di sekitar Pasar Cikurubuk yang dinilai belum tertata optimal.

“Ijin Pak, mending dananya buat ngecor atau ngaspal jalan sekitar Pasar Cikurubuk. Belum beres semua, yang kemarin nanggung,” tulisnya.

Baca Juga:Swasta Telat THR Dihukum, Kalau Pemkot Tasikmalaya yang Lambat Siapa yang Menegur!Alarm MBG Jawa Barat Berbunyi, IKA PMII Tasikmalaya Sindir Dapur Kader

Selain itu, sejumlah netizen mengusulkan agar kegiatan lebih bernuansa religius, sejalan dengan kultur masyarakat Kota Tasikmalaya.

Ada pula yang mendorong agar anggaran dialihkan ke kegiatan sosial bagi masyarakat kurang mampu.

Tak ketinggalan, komentar bernada satire pun bermunculan. Salah satunya menyarankan agar konser diganti dengan program yang lebih sederhana dan minim polemik.

“Bagi kaum mendang-mending, konsernya diganti saja sama MBG, kan tidak perlu perizinan,” tulis akun lainnya.

0 Komentar