Tes Urin Diam-Diam di Pemkot Tasikmalaya, BNN: yang Bersih tak Perlu Gemetar

tes urin ASN Pemkot Kota Tasikmalaya secara silent
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tasikmalaya Agus Sutanto saat diwawancara disela Rampchek Terminal Type A Indihiang, Senin (16/3/2026). Rezza Rizaldi / Radar Tasikmalaya
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID — Pemerintah Kota Tasikmalaya berencana menggelar tes urin bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot.

Namun, pelaksanaannya tidak akan dilakukan secara terbuka, melainkan dengan metode silent atau diam-diam agar tidak bocor.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tasikmalaya Agus Sutanto mengatakan rencana tersebut merupakan arahan langsung dari Wali Kota Tasikmalaya.

Pelaksanaannya akan melibatkan sejumlah instansi, termasuk Dinas Kesehatan serta BKPSDM.

Baca Juga:TPP PNS Kota Tasikmalaya Tak Cair Sekaligus, Viman Minta Pegawai Bersabar dan Tetap SemangatHUT PPNI ke-52, Perawat Kota Tasikmalaya Soroti Kesejahteraan yang Masih Tertatih

“Wali kota mengajak kami untuk bekerja sama melakukan tes urin di Pemkot Kota Tasikmalaya. Nanti teknisnya bersama Dinas Kesehatan dan BKPSDM,” ujar Agus kepada Radar, Senin (16/3/2026).

Menurutnya, pelaksanaan tes urin sengaja dirancang secara tertutup agar tidak ada informasi yang bocor ke lingkungan pegawai.

Sebab, jika jadwal diketahui lebih dulu, dikhawatirkan ada pihak yang berusaha menghindari pemeriksaan.

“Ini sifatnya silent. Yang tahu hanya wali kota dan tim inti saja. Kalau sampai bocor, pasti ada yang mencari cara supaya tidak terdeteksi,” katanya yang ditemui disela Rampchek di Terminal Type A Indihiang.

Agus menegaskan, pegawai yang bersih dari penyalahgunaan narkoba seharusnya tidak perlu merasa khawatir dengan rencana pemeriksaan tersebut.

Sebaliknya, mereka yang terindikasi menggunakan narkoba biasanya akan merasa cemas.

“Kalau seseorang tidak menggunakan narkoba, tidak akan pernah takut. Tapi kalau terindikasi menggunakan, biasanya akan gemetar sendiri,” ujarnya.

Ia menambahkan, alat yang digunakan dalam tes urin tersebut sudah valid dan mampu mendeteksi penggunaan narkoba secara akurat.

Baca Juga:Rampcheck di Terminal Indihiang, Viman Pastikan Bus dari Kota Tasikmalaya Layak JalanASN Kota Tasikmalaya Mulai Terapkan WFH Jelang Lebaran, Sekda: Bukan Libur Panjang

Jika dalam pemeriksaan nanti ditemukan ASN yang positif menggunakan narkoba, maka yang bersangkutan tidak akan dibiarkan begitu saja.

BNN akan melakukan asesmen untuk mengetahui tingkat ketergantungan, sekaligus menentukan langkah rehabilitasi.

“Kalau ada yang terindikasi, akan dilakukan asesmen untuk mengetahui sejauh mana penggunaan narkobanya. Setelah itu bisa dilakukan rehabilitasi sebagai upaya pemulihan,” katanya.

Selain menyasar ASN, BNN Kota Tasikmalaya juga melakukan tes urin terhadap sopir angkutan umum menjelang arus mudik Lebaran.

Dari pemeriksaan awal terhadap 19 sopir, seluruhnya dinyatakan negatif.

0 Komentar