Menyapa Warga dengan Budaya, Anggota DPRD Jabar Budi Mahmud Saputra Dorong UMKM Tasikmalaya

Anggota dprd jabar budi mahmud
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Budi Mahmud Saputra menyapa warga dalam kegiatan Menyapa Warga Berbasis Budaya di Perumahan Mega Mutiara, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, Sabtu (14/3/2026). Kegiatan tersebut juga diisi bazar UMKM, edukasi lingkungan melalui gerakan biopori, serta santunan anak yatim.
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat H Budi Mahmud Saputra, SE menyapa warga Perumahan Mega Mutiara, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, melalui kegiatan “Menyapa Warga Berbasis Budaya”.

Kegiatan tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus dialog antara wakil rakyat dan masyarakat, serta diisi bazar UMKM, pertunjukan seni warga, edukasi lingkungan, dan santunan kepada anak yatim.

Dalam sambutannya, Budi Mahmud menegaskan bahwa budaya memiliki peran penting dalam membangun karakter sekaligus mempererat hubungan sosial masyarakat.

Baca Juga:Tingkatkan Kapasitas Instruktur Senam, Bidang Olahraga Disparpora Kabupaten Tasikmalaya Gelar PelatihanSerap Aspirasi Warga Tasikmalaya, Anggota DPRD Jabar Budi Mahmud Saputra Siap Kawal Pembangunan Desa

“Budaya itu bukan hanya seni. Budaya adalah cara kita membangun karakter dan mempererat silaturahmi. Melalui kegiatan seperti ini, kita bisa lebih cair menyerap aspirasi warga,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Perumahan Mega Mutiara dihuni sekitar 1.800 penduduk dengan aktivitas ekonomi warga yang cukup dinamis. Tercatat sekitar 250 pelaku UMKM kuliner aktif di kawasan tersebut. Bahkan, bazar UMKM yang awalnya hanya diikuti sekitar 20 lapak kini berkembang menjadi sekitar 60 lapak.

Menurutnya, perkembangan tersebut menunjukkan kuatnya semangat kolaborasi dan gotong royong masyarakat.

“Antusiasme warga di sini luar biasa. Bazar UMKM yang digelar bersama warga terbukti mampu menggerakkan ekonomi lokal sekaligus mempererat kebersamaan,” katanya.

Selain mendorong penguatan ekonomi warga, kegiatan tersebut juga diisi edukasi lingkungan melalui gerakan pembuatan lubang biopori. Budi Mahmud menjelaskan, biopori bermanfaat untuk meningkatkan daya serap air hujan, mengurangi genangan, sekaligus mengolah sampah organik menjadi kompos.

“Kita ingatkan agar setiap rumah minimal memiliki satu lubang biopori. Selain menahan laju air deras, juga bisa menjadi cadangan air tanah dan membantu pengelolaan sampah organik,” ujarnya.

Ia menambahkan, gerakan tersebut sejalan dengan program pengelolaan lingkungan yang sebelumnya dipelopori pemerintah daerah.

Baca Juga:Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya Karom Apresiasi Respons Pemda Soal Skema Gaji PPPK Paruh WaktuSSF Bersama Jampidum Menebar Kebaikan di Tasikmalaya, Bagikan Ratusan Sembako dan Santuni Anak Yatim

Dalam kesempatan itu, Budi Mahmud juga menyampaikan sejumlah program prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Barat, di antaranya penguatan ekonomi berbasis UMKM, reformasi pendidikan, penguatan sistem kesehatan, pembangunan infrastruktur, serta perlindungan sosial.

Sebagai anggota Komisi III DPRD Jawa Barat, ia menegaskan pihaknya terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap program pemerintah daerah, khususnya yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur. Pengawasan tersebut mencakup pembangunan jalan provinsi, penerangan jalan umum (PJU), irigasi, hingga pengelolaan sumber daya air.

0 Komentar