Sambutan panjang itu akhirnya ditutup dengan ucapan sederhana. Atas nama pribadi dan pimpinan partai, H Amir mengucapkan selamat Idul Fitri kepada seluruh kader.
Maghrib pun tiba. Azan berkumandang dari masjid dekat hotel. Para kader Gerindra berdiri. Mereka berbuka puasa bersama. Namun sore itu bukan hanya soal takjil dan nasi kotak.
Ada pesan yang tertinggal di kepala para kader. Politik, kata Amir, bukan sekadar menang pemilu. Tapi menjaga amanah. Dan, tentu saja, menjaga takaran. (red)
