TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID — Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat, H Amir Mahpud, melontarkan peringatan keras kepada kader partainya terkait pengawasan pengelolaan program MBG (Makan Bergizi Gratis) di daerah, khususnya di wilayah Kota Tasikmalaya, Kabupaten Tasikmalaya, dan Garut.
Peringatan itu disampaikan saat kegiatan silaturahmi dan Ramadan bersama kader Gerindra di Mandalawangi Hotel Tasikmalaya, Minggu sore (15/3/2026).
Amir menegaskan bahwa program MBG yang menjadi salah satu program prioritas pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto tidak boleh dipermainkan oleh pihak mana pun, termasuk kader partai.
Baca Juga:Muhammadiyah Lebaran 20 Maret, Ini Lokasi Salat Id di Kota TasikmalayaMuhammadiyah Tetapkan Idul Fitri 20 Maret 2026, Siap Lebaran Duluan
Ia mengingatkan pengelola dapur MBG agar tidak mencoba mengurangi kualitas maupun takaran makanan yang diberikan kepada masyarakat.
“Kalau sampai ada yang mengurangi takaran atau kualitas dalam program MBG, itu bahaya. Itu bisa masuk pidana. Sama seperti SPBU yang mengurangi takaran,” tegas Amir di hadapan para kader.
Menurutnya, kader Gerindra justru harus menjadi contoh dan pengawas dalam pengelolaan program tersebut.
Ia meminta seluruh struktur partai di daerah ikut mengawasi pelaksanaan MBG agar berjalan sesuai aturan.
“Kalau ada dapur MBG yang nakal, laporkan. Kita akan tindak tegas. Jangan sampai kader Gerindra justru mempermalukan partai sendiri,” terangnya.
Amir juga menyinggung adanya laporan mengenai ratusan pengelola program yang sebelumnya tidak mampu menjalankan MBG dengan baik sehingga pengelolaannya dikembalikan.
Karena itu, ia meminta pengawasan diperketat oleh pengurus partai di tingkat daerah.
Baca Juga:630 Ribu Guru Madrasah Swasta Terhalang PPPK, PGM Desak MenPAN-RB Tak Tutup MataLatih Bisnis Sekaligus Berbagi, Bazar Tebus Murah Mahasiswa Kewirausahaan UMBÂ
“Saya minta ketua DPC dan anggota fraksi ikut mengawasi pelaksanaan MBG di daerahnya masing-masing. Kalau ada pelanggaran, segera laporkan ke DPD,” tegasnya.
Selain menyoroti program MBG, Amir juga memaparkan hasil survei elektabilitas partai secara nasional yang disebutnya menempatkan Gerindra di posisi teratas.
“Dua minggu lalu survei menunjukkan Gerindra sekitar 30 sampai 33 persen. PDIP 17 persen dan Golkar 9 persen. Kalau pemilu digelar hari ini, Insyaallah Gerindra jadi pemenang,” katanya.
Meski demikian, ia mengingatkan kader agar tidak terlena dengan angka survei dan tetap menjaga integritas dalam menjalankan tugas politik.
Di hadapan kader dari wilayah Tasikmalaya dan Garut, Amir juga memberi target politik bagi Gerindra di Kota Tasikmalaya.
