Meski kondisi anggaran sedang seret, Pemkot Tasikmalaya memilih tidak mengambil jalan pintas dengan meminjam dana ke bank.
Langkah itu sengaja dihindari untuk mencegah beban bunga yang dinilai cukup tinggi.
“Kalau kita pinjam ke bank, bunganya bisa sekitar 9 persen per bulan. Jadi lebih baik kita atur strategi pembayaran daripada menambah beban anggaran,” katanya.
Baca Juga:Safari Ramadan di Kota Tasikmalaya Ajang “Belanja Aspirasi”, Viman-Diky Sambangi Masjid dan PonpesToko Kasur di Padayungan Kota Tasikmalaya Kebakaran, Petugas Damkar Dobrak Pintu Besi untuk Jinakkan Api
Asep pun mengimbau seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya tetap menjaga semangat kerja meski THR tidak cair sekaligus.
“Yang penting tetap semangat bekerja dan menjaga kondusivitas. Semua hak pegawai pasti kita selesaikan,” pungkasnya.
Kondisi ini tentunya menjadi catatan sejarah. Pasalnya selama Pemkot berdiri belum pernah THR PNS sampai harus dicicil. Namun demikian, kondisi keuangan saat ini sedang tidak memungkinkan hal tersebut terwujud. (rezza rizaldi)
