Mudik Lebaran di Kota Tasikmalaya Diantisipasi, Posko Kolaborasi Siaga 24 Jam dan 725 Armada Disiapkan

Antisipasi arus mudik Lebaran 2026 di Kota Tasikmalaya
Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan didampingi Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Andi Purwanto serta jajaran Forkopimda memeriksa pasukan di halaman Mapolres Tasikmalaya Kota, Kamis (12/3/2026) sore. Rezza Rizaldi / Radar Tasikmalaya
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID — Pemerintah Kota Tasikmalaya menyiapkan langkah antisipasi menghadapi arus mudik Lebaran 2026.

Salah satunya melalui penguatan posko kolaborasi lintas instansi serta kesiapan transportasi, kesehatan, hingga penanganan darurat.

Hal itu disampaikan Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan saat menjadi pembina dalam apel gelar pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2026, Kamis (12/3/2026) di halaman Mapolres Tasikmalaya Kota.

Baca Juga:300 Anak Yatim Tersenyum Usai Buka Bersama di Mapolres Tasikmalaya KotaPencurian Laptop dan HP Santri di Kota Tasikmalaya Terbongkar, Dua Pelaku Dibekuk Polisi

Ia menegaskan pengamanan mudik bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan tanggung jawab besar untuk memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman dan lancar.

“Arus mudik itu bukan sekadar kendaraan yang bergerak dari satu kota ke kota lain. Di dalamnya ada rindu yang ingin ditunaikan dan keluarga yang menunggu. Karena itu tugas kita tidak boleh biasa-biasa saja,” ujar Viman.

Menurutnya, kesiapan lintas sektor menjadi kunci agar pelayanan kepada masyarakat tidak berjalan setengah hati. Apalagi mobilitas masyarakat saat Lebaran selalu melonjak drastis.

Pemkot Tasikmalaya bersama unsur TNI-Polri, tenaga kesehatan, relawan, hingga perangkat daerah membentuk Posko Kolaborasi Mudik Balik Lebaran 2026 sebagai bagian dari Operasi Ketupat Lodaya.

Posko tersebut akan beroperasi mulai 14 hingga 26 Maret 2026 dengan layanan siaga 24 jam.

Personel yang terlibat meliputi petugas posko, 20 orang tim on-call, serta 79 relawan on-call yang siap bergerak cepat jika terjadi situasi darurat.

Lokasi posko ditempatkan di Pertigaan Jalan Baru–Jalan Raya Ciamis, Moh Hatta Cador, yang dinilai strategis karena menjadi simpul pergerakan kendaraan di Kota Tasikmalaya.

Baca Juga:Polisi Selidiki Penganiayaan Janda yang Dianiaya Usai Ziarah Makam Anaknya di Mangkubumi Kota TasikmalayaTasik Speed Run: ketika Jalan Dokar Kota Tasikmalaya Disulap Jadi Arena Olahraga Dadakan di Malam Ramadan

“Kalau lalu lintas Lebaran adalah urat nadi pergerakan masyarakat, maka sinergi kita hari ini adalah denyut yang menjaganya tetap aman,” beber Viman.

Di sektor transportasi, Pemkot memastikan ketersediaan armada bagi pemudik.

Dinas Perhubungan mencatat terdapat 725 unit angkutan AKAP dan AKDP reguler, ditambah 115 unit cadangan, serta dukungan angkutan kota dan angkutan perbatasan.

Seluruh armada tersebut telah menjalani ramp check sejak H-30 Lebaran untuk memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan.

“Keselamatan tidak boleh ditawar. Kendaraan yang beroperasi harus benar-benar aman agar masyarakat bisa mudik dengan tenang,” tegasnya.

0 Komentar