TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID — Rencana Pemerintah Kota Tasikmalaya mengaktifkan kembali Bandara Wiriadinata mulai diperbincangkan warga. Khususnya yang tinggal di sekitar kawasan bandara. Poin utama yang mereka sorot adalah potensi ekonomi serta keterjangkauan harga tiket.
Rudi Hartono (45), warga di sekitar bandara, mengatakan masyarakat sebenarnya sudah cukup familiar dengan aktivitas pesawat. Sebab, sebelumnya sempat penerbangan berlangsung beberapa waktu.
“Dulu waktu masih ada penerbangan, pesawat sesekali terlihat melintas di atas kawasan sini, terutama saat mau mendarat. Warga sebenarnya sudah terbiasa karena bandara memang sudah lama ada di sini,” ujarnya saat ditemui di kawasan Cibeureum, Kamis (11/3/2026).
Baca Juga:Bandara Wiriadinata Mati Suri, Pemkot Tasik Cari Skema Hidupkan LagiDiajak Hidupkan Lagi Bandara Wiriadinata, Begini Respons Daerah Tetangga Kota Tasikmalaya
Jika penerbangan komersial kembali dibuka, lanjutnya, masyarakat kemungkinan akan kembali menyesuaikan diri seperti sebelumnya. Hal tersebut dipahami sebagai konsekuensi dari keberadaan bandara dekat permukiman.
“Kalau nanti aktif lagi ya paling warga kembali menyesuaikan saja. Selama ini juga sudah pernah merasakan ada penerbangan, jadi tidak terlalu kaget kalau nanti pesawat kembali terlihat melintas,” katanya.
Selain itu, Rudi menilai keberadaan penerbangan komersial berpotensi membawa dampak ekonomi bagi wilayah sekitar bandara.
“Kalau bandara aktif lagi mungkin aktivitas di sekitar sini juga bisa lebih ramai. Orang yang datang atau pergi lewat Tasikmalaya bisa bertambah, sehingga usaha kecil di sekitar sini juga bisa ikut bergerak,” ujarnya.
Pandangan serupa disampaikan Siti Rahmawati (38), warga lainnya. Ia mengaku masih mengingat situasi ketika pesawat komersial rutin melintas di atas rumahnya beberapa tahun lalu.
“Kalau pesawat lewat biasanya kelihatan cukup dekat saat mau mendarat. Anak-anak dulu juga sering keluar rumah kalau mendengar atau melihat pesawat melintas,” katanya.
Namun menurut Siti, selain soal aktivitas pesawat, warga juga berharap keberadaan bandara dapat benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat Tasikmalaya.
Baca Juga:MUI Kota Tasikmalaya Kritik Sistem Tukar Uang Lebaran, Begini KatanyaSerap Aspirasi Warga Pagerageung, Budi Mahmud Saputra Siap Kawal Pembangunan Desa Cipacing
“Kalau penerbangan dibuka lagi tentu bagus untuk kota. Tapi warga juga berharap harga tiketnya bisa terjangkau, supaya masyarakat di sini juga bisa memanfaatkannya,” harapnya.
Ia menilai jika harga tiket cukup realistis, keberadaan bandara bisa membantu mobilitas masyarakat tanpa harus bepergian ke kota lain untuk menggunakan transportasi udara.
