Ia menilai pemain berusia 28 tahun itu memiliki kemampuan mengirim umpan akurat, baik dalam situasi permainan terbuka maupun skema bola mati.
Dalam pandangannya, tidak banyak pemain di liga yang mampu menjaga kualitas umpan pada dua situasi tersebut secara konsisten.
Kemampuan itulah yang membuat Ezra sering menjadi titik awal serangan Persik.
Baca Juga:Profil Juan Villa, Motor Serangan Borneo FC yang Akan Menjamu Persib Bandung dalam Laga TundaKomentar Bojan Hodak Soal 3 Pemain Persib Dipanggil Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday
Dari sisi kiri lapangan, ia kerap mengirimkan crossing tajam atau umpan terobosan yang membuka ruang bagi rekan-rekannya.
Selain itu, kepemimpinannya sebagai kapten juga memberi pengaruh besar dalam menjaga ritme permainan tim.
Reina memandang pemanggilan ini sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras yang telah ditunjukkan Ezra sepanjang musim.
Ia menilai kesempatan tersebut juga menjadi kebanggaan bagi seluruh elemen klub karena salah satu pemain mereka kembali mendapat kepercayaan memperkuat tim nasional.
Bagi Ezra sendiri, kesempatan ini membuka peluang untuk kembali membuktikan diri di panggung internasional.
Dengan performa yang sedang menanjak di level klub, winger Persik Kediri itu memiliki momentum yang tepat untuk menunjukkan bahwa kontribusinya tidak hanya penting bagi Macan Putih, tetapi juga bisa memberi warna baru bagi permainan skuad Garuda di turnamen internasional yang akan digelar di Jakarta akhir bulan nanti.
