TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Ruang VIP itu tidak terlalu ramai malam itu. Tapi tiba-tiba suasananya berubah. Bukan karena kedatangan rombongan pejabat. Bukan pula karena artis yang sedang syuting.
Dua orang saja yang duduk di sana. Yang satu politisi Jawa Barat. Yang satu selebritas nasional.
Yang pertama: Amir Mahpud, Ketua DPD Gerindra Jawa Barat. Yang kedua: Raffi Ahmad, artis yang hampir setiap hari muncul di layar ponsel jutaan orang Indonesia. Tempatnya: ruang VIP Whoosh.
Baca Juga:Dikritik MUI, Tajuk Konser di Eks Terminal Cilembang Mendadak Berubah Jadi “Tasikmalaya Bersilaturahmi”Wujudkan Literasi Keuangan Syariah, OJK Tasikmalaya Gandeng Penyuluh Agama
Percakapan mereka santai. Tidak ada catatan resmi. Tidak ada protokol berlapis. Hanya dua sahabat yang bertemu tanpa agenda resmi. Tapi topiknya tidak ringan. Anak muda.
Raffi Ahmad sekarang bukan hanya selebritas. Ia juga mendapat tugas negara sebagai Utusan Khusus Presiden bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni. Presiden yang memberi mandat itu tentu saja: Prabowo Subianto.
Raffi kini sering berpikir lebih jauh dari sekadar konten hiburan. Ia mulai berbicara tentang peluang anak muda, kreativitas, dan masa depan industri kreatif Indonesia.
Topik itu nyambung dengan Amir Mahpud. Apalagi ada satu benang yang membuat hubungan mereka terasa lebih dekat. Namanya: Tiar Nabilla Karbala.
Ia adalah putra Amir Mahpud. Ia juga dipercaya menjadi Staf Khusus Presiden bidang UMKM dan Teknologi Digital periode 2024–2029.
Raffi dan Tiar sudah lama saling mengenal. Dunia mereka sama: anak muda, kreativitas, dan ekosistem digital. Di ruang VIP Whoosh itu, obrolan mengalir seperti kopi panas yang tidak cepat dingin.
Tentang anak muda yang kini tidak lagi menunggu pekerjaan. Mereka menciptakan pekerjaan. Tentang generasi yang lebih berani memulai bisnis sendiri. Tentang dunia digital yang membuat anak muda desa pun bisa punya pasar nasional.
Baca Juga:Jelang Mudik Lebaran, Polres Tasikmalaya Kota Matangkan Pengamanan Operasi Ketupat LodayaPetugas PLN Tersengat Listrik di Gardu Purbararu Kota Tasikmalaya, Kondisinya…
Raffi bercerita tentang ekosistem kreator. Amir Mahpud lebih banyak mendengar—sesekali menimpali dengan pengalaman politiknya di Jawa Barat.
Sesekali mereka tertawa. Kadang serius. Kadang menyebut nama Tiar sebagai contoh generasi baru yang mulai masuk ke ruang kebijakan negara.
Generasi itu berbeda. Mereka lahir di zaman internet. Mereka berpikir cepat. Mereka tidak terlalu sabar pada birokrasi yang lambat.
