Palladino Tak Kapok Atalanta Dibantai Bayern 6-1: Kami Tetap Bermain Menyerang

Raffaele Palladino
Raffaele Palladino Foto: Tangkapan Layar Instagram@palladinoraffaele
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Kekalahan telak yang dialami Atalanta dari Bayern Munchen tidak membuat pelatih Raffaele Palladino mengubah filosofi permainannya.

Meski timnya dihajar 1-6 pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Palladino menegaskan bahwa Atalanta tetap akan mempertahankan gaya bermain menyerang.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Gewiss, Bergamo, itu menjadi malam yang berat bagi La Dea.

Baca Juga:Dibantai Atletico 5-2, Kiper Tottenham Tinggalkan Lapangan Sambil MenangisMedia Italia: Cardinale Sudah Habiskan Duit Rp14 Triliun di AC Milan

Bayern tampil sangat dominan dan hampir memastikan satu tempat di perempat final Liga Champions.

Tim raksasa Jerman itu kini hanya tinggal menyelesaikan tugas pada leg kedua, dengan kemungkinan menghadapi pemenang duel antara Real Madrid dan Manchester City di babak berikutnya.

Sejak awal pertandingan, Atalanta sebenarnya tampil dengan pendekatan ofensif.

Palladino menurunkan duet penyerang Nikola Krstovic dan Gianluca Scamacca secara bersamaan di lini depan.

Sementara di sektor sayap, Sulemana dan Nicola Zalewski diberi tugas untuk membantu serangan sekaligus memberikan lebar permainan.

Namun strategi tersebut justru menjadi bumerang. Bayern Munchen mampu memanfaatkan ruang yang terbuka di lini pertahanan Atalanta dan menghukum setiap kesalahan yang terjadi.

Alhasil, gawang tuan rumah terus dibombardir sepanjang pertandingan hingga akhirnya harus menyerah dengan skor telak 1-6.

Usai pertandingan, Palladino tetap memberikan apresiasi kepada lawannya yang dianggap tampil luar biasa.

Baca Juga:Hina Pemain Inter, AC Milan Kena Denda Rp510 Juta, Rabiot Rp170 JutaPresiden FIFA Ngaku Penggemar Inter Milan: Saya Masih Ingat Gol Alessandro Altobelli

“Pertama-tama kami harus memberi selamat kepada Bayern Munchen. Mereka adalah tim yang sangat kuat dan pada beberapa momen benar-benar sulit dimainkan,” ujar Palladino kepada Sky Sport.

Meski timnya kalah telak, Palladino menilai dukungan suporter di stadion menjadi hal paling berkesan pada malam tersebut.

“Bagi saya, pemain terbaik malam ini justru adalah para suporter. Saya ingin berterima kasih kepada mereka karena tetap memberikan dukungan sampai akhir meskipun kami kalah,” katanya.

Ketika ditanya apakah ia akan mengubah pendekatan taktik jika pertandingan itu dimainkan kembali, Palladino menjawab dengan tegas bahwa ia tidak akan mengubah apa pun.

“Saya akan memainkan pertandingan ini dengan cara yang sama. Jika kami bisa sampai ke titik ini, lolos jauh di Coppa Italia dan tetap bersaing di liga, itu karena mentalitas seperti ini. Saya tidak suka mengubah jati diri tim, dan para pemain juga tidak menyukainya,” tegasnya.

0 Komentar