TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Ramadan biasanya identik dengan ngabuburit sambil berburu takjil. Namun di Kota Tasikmalaya, sebagian anak muda memilih cara berbeda: menunggu azan magrib dengan mengayuh sepeda sambil mengenakan baju Lebaran.
Fenomena itu terlihat dalam kegiatan Ngabuburide Rodalink Tasikmalaya, Sabtu (7/3/2026) sore.
Hampir 100 peserta memadati outlet Rodalink di Jalan Sutisna Senjaya Nomor 93 A, Lengkongsari, sebelum memulai gowes santai menjelang waktu berbuka puasa.
Kegiatan ini bukan sekadar olahraga ringan. Ada pesan yang coba disampaikan: di tengah hiruk-pikuk Ramadan, gaya hidup sehat tetap bisa dijaga—bahkan dengan sentuhan gaya yang cukup “Tasik”.
Baca Juga:Perlu Nasihat Godfather!THR Pegawai Pemkot Tasikmalaya Perlu Solusi Konkret Agar Tak Jadi THS
Marketing Communications Rodalink Indonesia, Regita Rahmanissa, menjelaskan bahwa Ngabuburide merupakan agenda tahunan yang digelar serentak di berbagai kota selama bulan Ramadan.
“Tujuannya menjaga semangat gaya hidup sehat sekaligus mempererat kebersamaan para pesepeda saat menunggu waktu berbuka,” ujar Regita, Rabu (11/3/2026).
Yang membuat Ngabuburide tahun ini terasa berbeda adalah temanya: gowes dengan kostum baju Lebaran.
Para peserta tampil kreatif mengenakan berbagai busana khas hari raya—mulai dari gamis, baju koko, hingga outfit Lebaran yang dipadukan dengan sepeda kesayangan mereka.
Hasilnya? Jalanan Kota Tasikmalaya sejenak berubah seperti catwalk kecil yang bergerak. Bedanya, bukan model yang berjalan, melainkan pesepeda yang mengayuh santai sambil menebar senyum.
Sejumlah komunitas sepeda lokal turut meramaikan kegiatan ini, di antaranya Tasik Urban Cyclists dan Sepeda Langki.
Kehadiran mereka menunjukkan bahwa tren bersepeda di kalangan generasi muda Tasikmalaya masih cukup bergairah.
Baca Juga:Konser Pasca Lebaran, Wali Kota Tasikmalaya Buka SuaraMarak Calo Uang Baru di Medsos, Polisi Ingatkan Warga Kota Tasikmalaya Tetap Waspada
Para peserta menempuh rute sekitar 15 kilometer mengelilingi kawasan dalam kota dengan titik checkpoint di Tugu Asmaul Husna, Masjid Agung Kota Tasikmalaya.
Di sela-sela kegiatan, panitia juga menyiapkan berbagai hiburan. Salah satunya permainan Guess The Bike, di mana peserta harus menebak tipe sepeda Polygon hanya dengan meraba bagian sepeda sambil menutup mata.
Tantangan sederhana ini sukses mengundang gelak tawa sekaligus menyegarkan kembali energi peserta setelah gowes.
Panitia juga memberikan penghargaan bagi peserta dengan kostum Lebaran paling kreatif, menambah semarak suasana ngabuburit yang tidak biasa ini.
