Mudik Lebaran, Pertamina Klaim Stok BBM dan LPG di Tasikmalaya Aman Meski Mobilitas Diprediksi Naik

stok BBM dan LPG Kota Tasikmalaya saat mudik Lebaran 2026
Seorang petugas di salah satu SPBU di Kota Tasikmalaya saat memberikan layanan pengisiann BBM. Ayu Sabrina Barokah / Radar Tasikmalaya
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Menjelang arus mudik dan balik Lebaran, isu klasik soal ketersediaan bahan bakar kembali muncul.

Namun, Pertamina memastikan stok energi di Kota Tasikmalaya dalam kondisi aman selama periode Ramadan hingga Idulfitri 1447 Hijriah.

Untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi energi saat mobilitas masyarakat meningkat, Pertamina membentuk Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri (Satgas RAFI).

Baca Juga:Wujudkan Literasi Keuangan Syariah, OJK Tasikmalaya Gandeng Penyuluh AgamaJelang Mudik Lebaran, Polres Tasikmalaya Kota Matangkan Pengamanan Operasi Ketupat Lodaya

Satgas ini bertugas menjaga kelancaran distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan LPG selama masa mudik dan arus balik Lebaran.

Sales Branch Manager Ritel 4 PT Pertamina Bandung Faisal Fahd mengatakan pihaknya sudah memetakan potensi peningkatan pergerakan masyarakat yang biasanya berdampak langsung pada konsumsi energi, terutama BBM kendaraan.

Berdasarkan proyeksi Pertamina, puncak arus mudik diperkirakan terjadi dalam dua gelombang, yakni pada 14–15 Maret 2026 dan 18–20 Maret 2026.

Sementara puncak arus balik diprediksi berlangsung pada 24–25 Maret 2026 serta 28–29 Maret 2026.

Lonjakan mobilitas tersebut diperkirakan memicu kenaikan konsumsi BBM jenis gasoline (bensin) hingga 9,6 persen selama periode Satgas RAFI.

Sebaliknya, konsumsi gasoil atau solar justru diprediksi turun hingga 27,3 persen.

Penurunan ini lazim terjadi setiap Lebaran karena aktivitas logistik dan industri biasanya melambat selama libur panjang.

“Untuk sektor industri justru diproyeksikan naik sekitar 7,9 persen, sementara konsumsi LPG juga meningkat sekitar 2,88 persen karena aktivitas rumah tangga selama Ramadan dan menjelang Lebaran,” kata Faisal dalam pertemuan daring, Selasa (10/3/2026).

Baca Juga:Petugas PLN Tersengat Listrik di Gardu Purbararu Kota Tasikmalaya, Kondisinya… Perempuan Terluka di Selokan Kota Tasikmalaya, Polisi Selidiki Dugaan Penganiayaan

Di Kota Tasikmalaya, infrastruktur layanan energi dinilai cukup untuk menopang kebutuhan masyarakat selama musim mudik.

Saat ini terdapat 27 SPBU reguler yang beroperasi di berbagai wilayah kota.

Selain itu, distribusi BBM juga didukung 5 unit Pertashop yang menjangkau wilayah lebih dekat ke permukiman warga.

Untuk LPG, jaringan distribusi diperkuat oleh 1 Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) PSO, 11 agen LPG PSO, dan 1 agen LPG non-PSO.

Sementara di tingkat paling dekat dengan masyarakat, terdapat 175 pangkalan LPG yang tersebar di berbagai kecamatan.

Pertamina juga menyiapkan layanan tambahan berupa 29 motoris Pertamina Delivery Service (PDS) Bright Gas, yang memungkinkan pengantaran tabung LPG langsung ke konsumen.

0 Komentar