TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Warga Kampung Gunung Bubut, Kelurahan Cipawitra, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya digegerkan dengan penemuan seorang perempuan dalam kondisi terluka di selokan kampung, Rabu (11/3/2026) siang.
Korban diketahui bernama Heni Nurhayani (43), warga RT 02 RW 04 Kampung Gunung Bubut, Kelurahan Cipawitra. Saat ditemukan, korban sudah terkapar dengan kondisi tubuh penuh luka dan bercak darah.
Salah seorang warga sekaligus Ketua RT 02 RW 04, Aep, mengatakan korban pertama kali ditemukan oleh warga yang melintas di sekitar lokasi. Kondisinya sudah tergeletak di selokan kampung.
Baca Juga:Alhamdulillah! THR Pegawai Pemkot Tasikmalaya Mulai Cair SeninArus Mudik ke Kota Tasikmalaya Diprediksi Tak Meledak Sekali
“Pas ditemukan sudah terkapar di selokan. Mukanya ada bekas-bekas luka dan di bawahnya banyak darah,” kata Aep kepada wartawan.
Menurut dia, saat ditemukan korban masih sempat sadar dan sempat ditanya identitasnya oleh warga sekitar.
“Masih sadar waktu itu. Ditanya namanya, ternyata warga sini juga, RT 02 RW 04,” ujarnya.
Aep menambahkan, kondisi pakaian korban juga terlihat tidak beres sehingga memunculkan dugaan telah terjadi tindak kekerasan sebelum korban ditemukan.
“Celananya juga seperti sudah tidak beres, seperti habis terjadi sesuatu. Tapi kami tidak tahu pasti apakah ada senjata atau tidak,” tuturnya.
Peristiwa tersebut langsung membuat warga sekitar geger. Pasalnya, lokasi penemuan berada di selokan kampung yang biasanya sepi.
“Lokasinya di selokan Kampung Gunung Bubut. Warga yang lihat langsung lapor dan kami cek ke lokasi,” kata dia.
Korban kemudian dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis.
Baca Juga:Ngabuburide Rodalink Ramaikan Kota Tasikmalaya, Gowes Pakai Baju Lebaran Jadi TrenPerlu Nasihat Godfather!
Hingga kini, kasus tersebut sedang ditangani Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota. Polisi pun telah melakukan olah TKP di lokasi kejadian.
Di tengah Kota Tasikmalaya yang sering membanggakan label kota religius, penemuan perempuan terkapar penuh darah di selokan kampung jelas menjadi tamparan keras.
Warga pun berharap aparat segera mengungkap apa sebenarnya yang terjadi pada korban. (rezza rizaldi)
