Sementara itu, Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purwanto menuturkan, Operasi Ketupat Lodaya akan berlangsung mulai 13 hingga 25 Maret 2026.
Ia mengungkapkan hasil evaluasi dua tahun terakhir menunjukkan tren gangguan keamanan meningkat selama periode mudik. Karena itu pengamanan tahun ini disiapkan lebih serius.
“Kalau kita lihat evaluasi 2024 dan 2025, tren kejahatan meningkat. Karena itu pengamanan akan kita perkuat,” tuturnya.
Baca Juga:Ngabuburide Rodalink Ramaikan Kota Tasikmalaya, Gowes Pakai Baju Lebaran Jadi TrenPerlu Nasihat Godfather!
Untuk jalur mudik utama dari Kadipaten hingga Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, kepolisian menyiapkan tiga pos pengamanan.
Beberapa titik rawan seperti Gentong dan jalur tanjakan juga menjadi fokus pengaturan lalu lintas.
Selain itu, Polres Tasikmalaya Kota menyiapkan empat pos pengamanan di wilayah kota, yakni di kawasan Lanud, Indihiang, dan Alun-Alun Manonjaya, serta puluhan titik pengaturan lalu lintas.
“Di wilayah kota ada empat pos PAM, kemudian 35 titik pos pengaturan lalu lintas serta pos pelayanan di stasiun dan terminal,” jelasnya.
Pengamanan juga menyasar pusat perbelanjaan dan objek wisata yang biasanya dipadati warga saat libur Lebaran.
Meski operasi resmi berakhir pada 25 Maret, kepolisian tetap menyiapkan kegiatan rutin yang ditingkatkan setelahnya untuk mengantisipasi arus balik yang kerap datang diam-diam—seperti tamu tak diundang yang muncul setelah pesta usai. (rezza rizaldi)
