TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang olahraga. Salah satu upaya yang dilakukan yakni dengan menggelar kegiatan Pelatihan Instruktur Senam Pemula Tahun 2026 yang berlangsung di Kecamatan Manonjaya, Selasa 10 Maret 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan olahraga masyarakat yang bertujuan mencetak instruktur senam pemula yang memiliki kemampuan dasar dalam memimpin serta mengajarkan gerakan senam secara baik dan benar kepada masyarakat.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Tasikmalaya, Aam Rahmat Slamet mengatakan bahwa pelatihan tersebut merupakan salah satu langkah pemerintah daerah dalam meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap aktivitas olahraga.
Baca Juga:Serap Aspirasi Warga Tasikmalaya, Anggota DPRD Jabar Budi Mahmud Saputra Siap Kawal Pembangunan DesaAnggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya Karom Apresiasi Respons Pemda Soal Skema Gaji PPPK Paruh Waktu
Menurutnya, senam merupakan jenis olahraga yang relatif mudah dilakukan oleh berbagai kalangan usia, sehingga sangat efektif untuk mendorong masyarakat agar lebih aktif bergerak sekaligus menjaga kesehatan tubuh.
“Melalui pelatihan ini kami berharap dapat melahirkan instruktur-instruktur senam pemula yang nantinya bisa menjadi penggerak olahraga di lingkungan masyarakat, baik di tingkat desa, kecamatan, maupun komunitas,” ujar Aam.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta mendapatkan pembekalan materi dari instruktur dan narasumber yang berpengalaman di bidang olahraga senam. Tidak hanya menerima materi secara teori, para peserta juga mengikuti sesi praktik secara langsung.
Materi yang diberikan meliputi teknik dasar gerakan senam, metode memimpin kegiatan senam kelompok, serta pemahaman mengenai pentingnya aktivitas fisik dalam menjaga kesehatan masyarakat. Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan kepercayaan diri serta kemampuan peserta agar mampu memimpin kegiatan senam di lingkungan masing-masing setelah pelatihan selesai.
Penyelenggara kegiatan menilai keberadaan instruktur senam di tengah masyarakat memiliki peran penting dalam mendorong budaya hidup sehat. Dengan semakin banyaknya instruktur yang terlatih, diharapkan kegiatan olahraga masyarakat dapat semakin berkembang dan dilakukan secara rutin di berbagai wilayah.
“Para peserta pun menyambut positif pelatihan tersebut. Mereka menilai kegiatan ini memberikan pengetahuan baru sekaligus pengalaman berharga dalam memahami teknik dan metode memimpin senam yang benar,” kata dia.
Sementara itu, Kepala Bidang Olahraga Disparpora Kabupaten Tasikmalaya, Sera Sani Verana, menjelaskan bahwa senam merupakan salah satu bentuk aktivitas olahraga yang dilakukan melalui rangkaian gerakan tubuh secara teratur dan terstruktur.
