RADARTASIK.ID – Juventus terus bergerak merancang masa depan skuadnya sembari menunggu kepastian hasil di lapangan, terutama terkait peluang lolos ke Liga Champions musim depan.
Tiket ke kompetisi elite Eropa itu tentu akan membawa pemasukan besar bagi klub, tetapi manajemen Bianconeri tidak ingin menunggu terlalu lama untuk mengambil langkah strategis.
Salah satu agenda utama yang kini tengah dibahas adalah perpanjangan kontrak sejumlah pemain penting.
Baca Juga:Hasil Derby della Madonnina: Inter Milan Tak Berdaya Tanpa Lautaro, Thuram dan CalhanogluMassimo Mauro: Como Lebih Punya Peluang Lolos ke Liga Champions dibandingkan AS Roma dan Juventus
Setelah menyelesaikan kontrak baru untuk Kenan Yildiz dan Weston McKennie, fokus Juventus kini beralih kepada dua figur lain: pelatih Luciano Spalletti dan striker utama mereka, Dusan Vlahovic.
Bagi Vlahovic, situasinya cukup krusial. Striker asal Serbia itu saat ini masih terikat kontrak hingga 30 Juni 2026.
Namun Juventus ingin memastikan masa depannya lebih cepat, terutama karena ia masih dianggap sebagai salah satu pilar utama dalam proyek jangka panjang klub.
Luciano Spalletti disebut memainkan peran penting dalam membuka kembali pintu negosiasi.
Pelatih asal Tuscany itu secara langsung berbicara dengan Vlahovic ketika sang pemain kembali berlatih setelah pulih dari cedera otot yang membuatnya absen hampir tiga bulan.
Dalam percakapan tersebut, Spalletti menegaskan bahwa Vlahovic tetap menjadi pilihan utama di lini depan Juventus hingga akhir musim ini.
Ia bahkan menempatkan penyerang berusia 25 tahun itu di atas nama-nama lain seperti Jonathan David dan Lois Openda dalam hierarki serangan.
Baca Juga:Media Italia Sebut Handball Ricci Tak Layak Dijatuhi Hukuman Penalti, Chivu: Saya Tak Punya KomentarPervis Estupinan: Senjata Rahasia Allegri Kalahkan Inter Milan
Lebih jauh, Spalletti juga menyampaikan bahwa Vlahovic akan menjadi sosok kunci dalam rencana Juventus untuk musim depan jika ia bersedia memperpanjang kontraknya.
Pendekatan ini membuat Vlahovic merasa dihargai dan dipahami. Ditambah lagi, pemain yang sebelumnya membela Fiorentina itu memang merasa nyaman tinggal di Turin dan bermain untuk Juventus.
Faktor tersebut akhirnya membuatnya bersedia membuka kembali diskusi dengan manajemen klub, setelah sebelumnya beberapa kali menolak pembicaraan kontrak baru.
Meski begitu, negosiasi ini tidak akan mudah. Salah satu kendala terbesar adalah soal gaji.
Saat ini, Vlahovic menerima bayaran bersih sekitar €12 juta per musim, atau setara sekitar Rp204 miliar. Angka tersebut dinilai terlalu tinggi bagi struktur gaji Juventus saat ini.
