RS Jasa Kartini kini mulai menerapkan sistem pelayanan nyaris tanpa kertas (paperless).
Sistem komputerisasi memungkinkan pelayanan menjadi lebih cepat dan efisien.
“Misalnya dokter di lantai lima memberi resep, tidak perlu lagi membawa kertas ke apotek. Datanya langsung terhubung ke sistem apotek. Obat sudah disiapkan sebelum pasien datang,” jelasnya.
Sementara itu Direktur RS Jasa Kartini dr Riadhi Yulianto menjelaskan rumah sakit terus memperkuat layanan spesialis, termasuk untuk kasus kecelakaan kerja, kecelakaan lalu lintas hingga penyakit berat seperti kanker.
Baca Juga:Sekda Umumkan Agenda Libur Panjang Lebaran ASN Kota Tasikmalaya, Tapi Ingatkan hal ini Diky Candra Ingatkan Musrenbang Kota Tasikmalaya Jangan Sekadar Formalitas
Salah satu penguatan layanan adalah penambahan tenaga dokter spesialis orthopedi atau bedah tulang.
“Sekarang ada tiga dokter orthopedi yang siap melayani setiap hari, bahkan di hari libur,” tutur dr Riadhi.
Selain itu, RS Jasa Kartini juga menyediakan layanan pemasangan AV Shunt bagi pasien gagal ginjal yang menjalani cuci darah.
“Prosedur ini sekarang bisa dilakukan di RS Jasa Kartini oleh dokter bedah toraks kardiovaskular. Jadi pasien tidak perlu lagi dirujuk ke Bandung,” jelasnya. (rezza rizaldi)
