Hina Pemain Inter, AC Milan Kena Denda Rp510 Juta, Rabiot Rp170 Juta

Adrien Rabiot
Adrien Rabiot Foto: Instagram@adrienrabiot_25
0 Komentar

Pelanggaran ini dianggap sebagai bentuk pengulangan dari insiden serupa yang pernah terjadi sebelumnya.

Sementara itu, denda kedua sebesar €8.000 (sekitar Rp136 juta) diberikan karena ulah sebagian suporter Milan yang beberapa kali meneriakkan hinaan kepada dua pemain Inter selama pertandingan berlangsung.

Selain itu, pada menit ke-47 babak pertama, ditemukan pula penggunaan laser pointer yang diarahkan ke pemain lawan.

Baca Juga:Presiden FIFA Ngaku Penggemar Inter Milan: Saya Masih Ingat Gol Alessandro AltobelliKata Media AS Usai Saksikan Derby Milan: Serie A Berada di Dunianya Sendiri

Meskipun demikian, sanksi tersebut sedikit diringankan sesuai dengan Pasal 29 ayat 1 huruf b dalam Kode Disiplin Olahraga Italia.

Selain Milan, beberapa klub lain juga mendapat hukuman finansial akibat perilaku suporter mereka.

Bologna didenda €3.000 atau sekitar Rp51 juta setelah suporter mereka melemparkan tiga bom asap ke area lapangan selama pertandingan.

Kemudian Genoa mendapat denda €2.000 (sekitar Rp34 juta) karena pendukung mereka melemparkan bom asap ke lapangan pada menit ketujuh babak kedua.

Sementara itu Lecce juga menerima denda €2.000 (sekitar Rp34 juta) karena para suporternya melemparkan dua bom asap ke area permainan pada awal babak pertama.

Hakim Olahraga juga menjatuhkan sanksi kepada pejabat klub.

Direktur Inter Milan, Dario Baccin, didenda €10.000 atau sekitar Rp170 juta karena mengkritik keputusan wasit Daniele Doveri dengan cara yang dianggap arogan dan tidak sopan di ruang ganti setelah pertandingan.

Di sisi lain, staf AC Milan juga terkena hukuman. Simone Folletti, pelatih kebugaran Milan, dijatuhi skors satu pertandingan serta denda €5.000 atau sekitar Rp85 juta.

Baca Juga:Claudio Ranieri Pernah Menolak Bermain Melawan Inter Milan: “Saya Diperlakukan Seperti Boneka”Atalanta vs Bayern Munchen: Palladino Sebut Laga Ini Seperti Kisah “David melawan Goliath”

Folletti dinilai melakukan protes berlebihan terhadap keputusan wasit pada menit ke-44 babak kedua, ketika ia berdiri dari bangku cadangan dan melontarkan komentar yang tidak pantas kepada sang pengadil lapangan.

Serangkaian keputusan disiplin tersebut menunjukkan bahwa derby Milan tidak hanya berlangsung panas di dalam lapangan, tetapi juga meninggalkan konsekuensi serius setelah pertandingan berakhir.

Kemenangan tipis 1-0 AC Milan memang membawa kegembiraan bagi para pendukung Rossoneri, namun sejumlah insiden yang terjadi selama pertandingan membuat pihak otoritas liga harus turun tangan untuk menjaga disiplin kompetisi.

Dengan berbagai sanksi ini, Serie A berharap semua klub, pemain, dan staf dapat menjaga sikap profesional demi menjaga kualitas serta citra kompetisi sepak bola Italia.

0 Komentar