RADARTASIK.ID – Hakim Olahraga Serie A merilis keputusan resmi setelah rangkaian pertandingan pekan ke-28 Liga Italia.
Hukuman ini juga termasuk sejumlah sanksi yang berkaitan dengan laga panas derby Milan antara AC Milan dan Inter Milan yang berakhir dengan kemenangan 1-0 bagi Rossoneri.
Pertandingan yang berlangsung sengit di Stadion San Siro tersebut tidak hanya meninggalkan cerita di atas lapangan, tetapi juga menghasilkan beberapa hukuman disiplin bagi pemain, klub, dan staf tim.
Baca Juga:Presiden FIFA Ngaku Penggemar Inter Milan: Saya Masih Ingat Gol Alessandro AltobelliKata Media AS Usai Saksikan Derby Milan: Serie A Berada di Dunianya Sendiri
Salah satu sorotan utama adalah hukuman untuk gelandang AC Milan, Adrien Rabiot, yang dijatuhi sanksi larangan bermain satu pertandingan serta denda sebesar €10.000 atau sekitar Rp170 juta (dengan kurs €1 = Rp17.000).
Rabiot mendapat hukuman tersebut setelah menerima akumulasi kartu kuning akibat perilaku yang dinilai tidak pantas terhadap pemain lawan.
Dengan kartu kuning kelima yang diterimanya musim ini, pemain asal Prancis itu otomatis harus menjalani suspensi satu pertandingan.
Selain larangan bermain, ia juga dikenai denda tambahan yang membuat total sanksinya cukup berat secara finansial.
Selain Rabiot, beberapa pemain lain juga dijatuhi hukuman serupa akibat akumulasi kartu atau perilaku tidak sportif di lapangan.
Di antaranya adalah Sebastiano Esposito (Cagliari) yang mendapat hukuman larangan bermain satu laga karena tindakan tidak tertib di lapangan.
Kemudian ada Lewis Ferguson (Bologna), Patrizio Masini (Genoa), dan Evan Ndicka (AS Roma) yang juga diskors satu pertandingan karena perilaku tidak pantas terhadap pemain lawan dan telah mencapai batas akumulasi kartu kuning.
Baca Juga:Claudio Ranieri Pernah Menolak Bermain Melawan Inter Milan: “Saya Diperlakukan Seperti Boneka”Atalanta vs Bayern Munchen: Palladino Sebut Laga Ini Seperti Kisah “David melawan Goliath”
Sementara itu, Giuseppe Pezzella (Cremonese) menerima hukuman lebih berat karena tindakannya setelah pertandingan berakhir.
Ia dijatuhi skors satu laga serta denda €10.000 (sekitar Rp170 juta) karena mengkritik wasit secara tidak sopan langsung di lapangan.
Tidak hanya pemain, klub AC Milan juga terkena sanksi finansial dari Hakim Olahraga.
Rossoneri dijatuhi dua denda terpisah dengan total €30.000, atau sekitar Rp510 juta.
Denda pertama sebesar €22.000 (sekitar Rp374 juta) dijatuhkan karena tim dinilai menyebabkan keterlambatan selama dua menit pada awal babak kedua tanpa alasan yang sah.
