Tadarus Braille di Kota Tasikmalaya: Semangat Jamaah Tunanetra Melawan Keterbatasan Mushaf

jamaah tunanetra tadarus Al-Qur’an Braille di Kota Tasikmalaya
Para disabilitas netra membaca Al-Quran Braille di Majelis Taklim Tunanetra Al-Hikmah Kota Tasikmalaya, Sabtu (7/3/2026). Ayu Sabrina Barokah / Radar Tasikmalaya
0 Komentar

Sebab di balik keterbatasan penglihatan, tekad mereka justru sering kali lebih tajam daripada yang bisa melihat.

Menjelang malam, suara tadarus masih terdengar lirih dari Gang Cintarasa. Jari-jari para jamaah terus meraba huruf timbul dengan kesabaran yang nyaris tak terdengar.

“Mata boleh saja tidak melihat, tapi hati harus tetap bercahaya dengan Al-Qur’an,” ujar Ustad Mamat.

Baca Juga:ASN Tasikmalaya Menunggu Keputusan Wali Kotanya!SIMLIM

Bagi Pingki, kalimat itu bukan sekadar nasihat. Dalam hidupnya yang sempat terasa gelap, Al-Qur’an kini menjadi cahaya yang berbeda. (ayu sabrina barokah)

0 Komentar