Pervis Estupinan: Senjata Rahasia Allegri Kalahkan Inter Milan

Pervis Estupinan
Pervis Estupinan Foto: Tangkapan layar X@Lega Serie A
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Kemenangan tipis AC Milan atas Inter Milan dalam Derby della Madonnina tak hanya soal tiga poin penting dalam perburuan Scudetto.

Laga itu juga memperlihatkan kecerdikan taktik pelatih Massimiliano Allegri, yang menghadirkan kejutan melalui keputusan memainkan Pervis Estupiñán sejak awal.

Bek kiri asal Ekuador tersebut menjadi sosok yang paling menentukan dalam kemenangan 1-0 Rossoneri.

Baca Juga:Bergomi: Handball Samuele Ricci Harusnya PenaltiSandro Sabatini: AC Milan Layak Menang, Tapi Inter Tetap Favorit Scudetto

Gol tunggal yang dicetaknya pada menit ke-35 tidak hanya memastikan Milan meraih kemenangan prestisius, tetapi juga menjadi gol pertamanya musim ini.

Lebih dari sekadar pencetak gol, penampilan Estupiñán memperlihatkan bagaimana Allegri mampu memaksimalkan karakter pemainnya untuk mengganggu sistem permainan Inter.

Sejak awal pertandingan, Milan terlihat bermain dengan pendekatan yang sangat terukur.

Mereka tidak terlalu agresif menekan, tetapi menunggu momen yang tepat untuk menyerang ruang kosong di lini pertahanan Inter.

Di sinilah peran Estupiñán menjadi sangat krusial sebagai senjata rahasia.

Allegri tampaknya sudah mempelajari dengan cermat kecenderungan permainan Inter, terutama pergerakan bek sayap dan celah yang sering muncul di sisi pertahanan mereka.

Milan kemudian mencoba mengeksploitasi ruang di belakang bek kanan Inter, Luis Enrique.

Baca Juga:Drama di Derby della Madonnina: Gol Inter Dianulir, Kolarov Minta Tambahan Waktu 15 MenitSyarat Allegri Bertahan di AC Milan: Tidak Minta Naik Gaji, Ingin Peran Lebih Besar di Bursa Transfer

Estupiñán beberapa kali melakukan overlap cepat dari sisi kiri, memanfaatkan celah tersebut. Pola ini akhirnya membuahkan hasil pada pertengahan babak pertama.

Gol bermula dari skema serangan yang tampak sederhana tetapi efektif.

Milan memanfaatkan transisi cepat, dan Estupiñán melakukan pergerakan tanpa bola ke ruang kosong di belakang pertahanan Inter.

Ketika peluang datang, ia dengan tenang menyelesaikannya untuk membawa Rossoneri unggul 1-0.

“Pilihan Allegri memainkan Estupinan menjadi tanda tangan taktisnya. Justru dari Estupinan lahir peluang yang kemungkinan sudah dirancang sebelum pertandingan, yakni memanfaatkan ruang di belakang Luis Enrique,” jelas Sabatini dalam kolom editorialnya di Calciomercato.

Gol itu menjadi momentum penting bagi Milan.

Setelah unggul, Allegri langsung mengubah pendekatan permainan timnya. Rossoneri tidak lagi terlalu sering menyerang, melainkan fokus menjaga organisasi pertahanan.

0 Komentar