CIAMIS, RADARTASIK.ID – Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) kering yang dibagikan kepada siswa di Kabupaten Ciamis selama bulan puasa harus benar-benar sesuai dengan anggaran Rp 10.000 per hari per porsi serta tetap memperhatikan kelayakan konsumsi.
Karena itu, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diminta melakukan pengawasan ketat terhadap kualitas dan kuantitas MBG kering. Pengawasan diperlukan agar tidak terjadi kekurangan nilai porsi maupun kondisi makanan yang berjamur atau kadaluarsa.
Pasalnya, ketika pengawasan kurang optimal, makanan MBG kering yang dibagikan kepada siswa berpotensi ditemukan dalam kondisi tidak layak konsumsi.
Baca Juga:SSF Bersama Jampidum Menebar Kebaikan di Tasikmalaya, Bagikan Ratusan Sembako dan Santuni Anak YatimSekda Kabupaten Tasikmalaya Jadi Staf Ahli, Bupati Lakukan Rotasi dan Mutasi 24 Pejabat
Hal itu seperti yang beredar di media sosial, salah satu SPPG di Desa Cibadak disebut membagikan MBG kering dengan kondisi beberapa makanan diduga tidak layak dimakan karena berjamur pada roti tawar dan buah kelengkeng.
Kepala SDN 1 Ratawangi Kecamatan Banjarsari Titin Sutiarsih membenarkan adanya MBG kering dari SPPG di Desa Cibadak yang ditemukan berjamur saat diterima sekolah pada Kamis (5/3/2026). Menu yang dibagikan antara lain roti tawar, roti bakery, jeruk, kelengkeng, bubur gula merah, ayam bumbu kuning, dan lainnya.
“Kamis kemarin sempat kita periksa MBG keringnya, ternyata yang berjamur buah semuanya. Akan tetapi tidak semuanya,” katanya kepada Radar, Sabtu (7/3/2026).
Saat ditanya apakah roti tawar juga berjamur, ia menyebut sejauh yang diketahuinya tidak ditemukan kondisi tersebut pada roti. “Tidak (berjamur, Red) kalau rotinya,” ujarnya.
Titin menambahkan, kemungkinan makanan berjamur tersebut juga diterima sekolah lain yang mendapat distribusi dari SPPG yang sama.
“Karena SPPG membagikan MBG kering ke beberapa sekolah seperti SDN 5 Cibadak, SDN 2 Ciherang, SDN 1 Banjarsari, dan SDN 2 Banjarsari,” katanya.
Pihak sekolah kemudian menyampaikan temuan tersebut kepada SPPG. Menurutnya, pihak SPPG berjanji akan mengganti makanan yang tidak layak tersebut. “Kata SPPG InsyaAllah Senin besok bakal diganti,” ujarnya.
Baca Juga:GP Ansor Kabupaten Tasikmalaya Kuatkan Kader, Gelar Konsolidasi Organisasi di Enam ZonaAnggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya Aldira Yusup Soroti Penutupan Tambang Emas: WPR Belum Dirasakan Rakyat!
Radar juga mencoba menghubungi Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) wilayah Kabupaten Ciamis, Eggy Armand Ramdani untuk menanyakan temuan MBG berjamur tersebut. Namun hingga berita ini ditulis belum ada jawaban. (riz)
