RADARTASIK.ID – Inter Milan tengah bergerak cepat mencari markas baru untuk tim U-23 mereka setelah kerja sama penggunaan stadion dengan Monza dipastikan tidak akan diperpanjang pada akhir musim ini.
Situasi tersebut membuat manajemen Nerazzurri harus segera menemukan solusi agar tim kedua mereka tetap memiliki stadion untuk menggelar pertandingan kandang di kompetisi musim depan.
Selama ini, Inter U-23 menggunakan Stadion Brianteo—yang kini dikenal sebagai U-Power Stadium—di Monza sebagai tempat bermain.
Baca Juga:Absen 2 Tahun, Gerry Cardinale Akan Tonton Derby Milan Usai Ketemu TrumpTiga Duel Penentu Derby Milan: Modric vs Calhanoglu, Rabiot vs Zielinski dan Leao vs Thuram
Namun kesepakatan antara kedua klub hanya berlaku hingga akhir musim ini dan tidak akan dilanjutkan.
Dengan demikian, Inter harus menyiapkan stadion baru untuk proyek pengembangan tim muda mereka.
Manajemen klub yang berkantor di Viale della Liberazione kini tengah mempercepat berbagai opsi.
Tujuannya adalah menemukan fasilitas yang tidak hanya memenuhi standar kompetisi, tetapi juga mendukung rencana jangka panjang klub dalam mengembangkan pemain muda.
Dalam beberapa jam terakhir, salah satu opsi yang mulai menguat adalah kemungkinan pembelian stadion milik Varesina di Venegono.
Fasilitas tersebut sebelumnya digunakan sebagai pusat pelatihan dan kini dipertimbangkan untuk menjadi kandang baru Inter U-23.
Pembicaraan awal antara kedua pihak disebut sudah berlangsung dalam beberapa hari terakhir.
Baca Juga:Jalani Operasi Lutut, Musim Terakhir Dybala di AS Roma Penuh KesialanAda Klausul Anti Italia, Presiden Galatasaray Bantah Akan Jual Osimhen ke Juventus
Meski belum ada kesepakatan resmi, Inter dikabarkan serius mengevaluasi opsi tersebut meskipun terdapat sejumlah kendala yang harus diatasi.
Salah satu masalah utama adalah kondisi stadion yang saat ini belum memenuhi standar untuk kompetisi Serie C.
Agar bisa digunakan secara resmi, fasilitas tersebut membutuhkan renovasi yang cukup signifikan.
Perkiraan biaya renovasi mencapai sekitar €1,5 juta, atau setara dengan sekitar Rp25,5 miliar dengan kurs €1 = Rp17.000.
Dana tersebut akan digunakan untuk memperbarui berbagai fasilitas stadion agar sesuai dengan regulasi liga, termasuk infrastruktur keamanan, area media, serta fasilitas bagi pemain dan penonton.
Selain persoalan biaya, waktu juga menjadi tantangan tersendiri. Proses peningkatan fasilitas harus dilakukan dalam waktu relatif singkat jika stadion tersebut ingin digunakan mulai musim depan.
Namun kendala tersebut tampaknya tidak membuat Inter mundur. Justru ada satu keuntungan besar yang membuat opsi Venegono tetap menarik bagi manajemen klub.
