Bantuan tersebut diberikan kepada 10 kecamatan, empat organisasi keagamaan, dan Masjid Agung, dengan masing-masing penerima mendapatkan 30 paket sembako serta bantuan operasional Rp4 juta untuk kegiatan masjid dan pesantren.
Jika dihitung, total bantuan operasional yang disalurkan mencapai Rp90 juta.
Pemerintah berharap bantuan tersebut bisa sedikit meringankan beban warga yang membutuhkan sekaligus memperkuat solidaritas sosial di bulan Ramadan.
Di tengah berbagai program pembangunan kota, Pemkot Tasikmalaya tampaknya ingin mengingatkan satu hal sederhana: pembangunan fisik boleh berjalan, tetapi fondasi moral tetap harus dijaga.
Baca Juga:Takjil Dibagikan, Al-Qur’an Dikhatamkan: Cara SOG Chapter Tasikmalaya Mengisi Ramadan!Dari Ring ke Aksi Sosial: Indoboxing Santuni dan Buka Puasa Bersama 243 Anak Yatim Kota Tasikmalaya
Dan di kota yang menyandang julukan Kota Santri, Al-Qur’an masih menjadi kompas utamanya. (rezza rizaldi)
