Di sela kegiatan, Gunawan juga meminta anak-anak yatim yang hadir untuk mendoakan para anggota komunitas agar selalu diberikan kesehatan dan kelancaran rezeki. Ia berharap kebersamaan semacam itu bisa terus dipertahankan.
“Komunitas ini berjalan karena kebersamaan para anggota. Kami berharap semua tetap sehat dan rezekinya lancar,” katanya.
CCI Chapter Priangan Timur sendiri bermula pada 2018. Saat itu beberapa pemilik mobil Honda CR-V di wilayah Priangan Timur saling terhubung melalui media sosial.
Baca Juga:Kisah Riswan, Kuli Pasir yang Menggetarkan Hati Kapolres Andi: Diajak Jalan-jalan hingga BukberDari Nuzulul Qur’an, Pemkot Kota Tasikmalaya Perkuat Gerakan Generasi Penghafal Al-Qur’an
Awalnya jumlahnya hanya satu dua orang yang kemudian mencoba mencari jaringan komunitas lebih luas, bahkan sempat bergabung dengan komunitas di Bandung.
Seiring waktu, jumlah anggota di wilayah Priangan Timur bertambah hingga belasan orang. Dari situlah muncul gagasan membentuk chapter sendiri agar komunikasi lebih mudah.
“Kami kemudian mengajukan pembentukan chapter Priangan Timur ke pusat,” kata Gunawan.
Kini, grup komunikasi komunitas tersebut telah berisi sekitar 50 anggota dari berbagai daerah di Priangan Timur.
Meski jumlahnya terus bertambah, Gunawan menegaskan komunitas itu tetap dijalankan secara santai. Tidak ada kewajiban yang kaku.
Sebab pada akhirnya, komunitas otomotif bukan hanya soal mesin dan perjalanan, tetapi juga tentang menjaga pertemanan.
Sebab di tengah hiruk pikuk dunia otomotif yang kadang identik dengan gengsi kendaraan, mereka memilih merawat hal yang lebih sederhana: kebersamaan. Kadang cukup dengan berbagi cerita, atau sekadar sepiring takjil saat azan magrib berkumandang. (ayu sabrina barokah)
