Targetkan Kembali Predikat Kabupaten Layak Anak Madya, Pemkab Ciamis Gelar Rapat Koordinasi Gugus Tugas KLA

Kabupaten Layak Anak di Ciamis
Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Ciamis menggelar rapat koordinasi gugus tugas Kabupaten Layak Anak (KLA) dan penguatan instrumen evaluasi mandiri KLA di Aula KORPRI Ciamis, Kamis (5/3/2026). (Fatkhur Rizqi/Radartasik.id)
0 Komentar

“KLA ini harus kerja sama dalam meraih predikat Madya tahun depan. Oleh karenanya, mari kita tambal apa yang menjadi kekurangan dan memiliki komitmen bersama,“ katanya.

Pada 2026, proses pengisian instrumen penilaian KLA dilakukan dua kali dalam setahun sebagai bagian dari masa transisi penilaian yang kini dilaksanakan dua tahunan.

“Sekarang masa transisi penghargaan KLA dua tahun sekali. Jadi tahun 2026 ini ada dua kali pengisian evidence instrumen penilaian evaluasi KLA, pada April dan November,“ ujarnya.

Baca Juga:SSF Bersama Jampidum Menebar Kebaikan di Tasikmalaya, Bagikan Ratusan Sembako dan Santuni Anak YatimSekda Kabupaten Tasikmalaya Jadi Staf Ahli, Bupati Lakukan Rotasi dan Mutasi 24 Pejabat

Kabid Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BPPD) Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Ciamis Ine Anggiasari mengatakan pemenuhan indikator KLA merupakan tanggung jawab bersama karena mencakup lima klaster dan 24 indikator yang tersebar di berbagai OPD, instansi vertikal, lembaga, serta media.

“Karena evidence KLA ini ada 5 klaster dan 24 indikator tersebar di masing-masing SKPD,“ katanya.

Ia menambahkan, program KLA juga memiliki keterkaitan dengan Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya pada poin keempat terkait penguatan pembangunan sumber daya manusia.

“Lebih lanjut, KLA ini sesuai misi Kabupaten Ciamis, yaitu meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Implementasinya dalam bentuk jangka panjang, menengah, dan pendek,“ ujarnya. (riz)

0 Komentar