Targetkan Kembali Predikat Kabupaten Layak Anak Madya, Pemkab Ciamis Gelar Rapat Koordinasi Gugus Tugas KLA

Kabupaten Layak Anak di Ciamis
Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Ciamis menggelar rapat koordinasi gugus tugas Kabupaten Layak Anak (KLA) dan penguatan instrumen evaluasi mandiri KLA di Aula KORPRI Ciamis, Kamis (5/3/2026). (Fatkhur Rizqi/Radartasik.id)
0 Komentar

CIAMIS, RADARTASIK.ID – Pemerintah Kabupaten Ciamis menargetkan peningkatan predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) dari Pratama menjadi Madya pada 2027, setelah delapan kali berturut-turut meraih penghargaan KLA Pratama.

Untuk memperkuat upaya tersebut, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Ciamis menggelar rapat koordinasi gugus tugas KLA sekaligus penguatan instrumen evaluasi mandiri KLA tingkat kabupaten di Aula KORPRI Ciamis, Kamis (5/3/2026).

Rapat tersebut membahas penilaian lima klaster KLA yang meliputi klaster I hak sipil dan kebebasan, klaster II lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, klaster III kesehatan dasar dan kesejahteraan, klaster IV pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya, serta klaster V perlindungan khusus anak.

Baca Juga:SSF Bersama Jampidum Menebar Kebaikan di Tasikmalaya, Bagikan Ratusan Sembako dan Santuni Anak YatimSekda Kabupaten Tasikmalaya Jadi Staf Ahli, Bupati Lakukan Rotasi dan Mutasi 24 Pejabat

Selain itu, turut dibahas aspek kelembagaan KLA yang mencakup Perda KLA, lembaga KLA, keterlibatan masyarakat, dunia usaha, dan media.

Kepala DP2KBP3A Kabupaten Ciamis dr H Yoyo MMKes mengatakan Kabupaten Ciamis telah delapan kali memperoleh penghargaan KLA Pratama.

Melalui rapat koordinasi dan penguatan instrumen evaluasi ini, diharapkan nilai KLA pada setiap klaster dapat meningkat melalui kontribusi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), instansi vertikal, kelembagaan, masyarakat, dan media.

“Dalam mempersiapkan penilaian KLA yang ada lima klaster dan 24 indikator tahun ini, kita melakukan rapat koordinasi dan penguatan instrumen bersama seluruh SKPD, instansi vertikal, pengusaha, dan media. Hal ini untuk memastikan program-programnya untuk menjamin pemenuhan hak anak di Kabupaten Ciamis,“katanya kepada Radar, Kamis (5/3/2026).

Ia menambahkan, capaian delapan kali berturut-turut sebagai KLA Pratama menjadi modal untuk mendorong peningkatan predikat ke tingkat Madya.

“Mudah-mudahan kegiatan kali ini bisa menjadi jalan mengubah dari KLA Pratama ke Madya pada 2027. Sebab, penghargaan KLA sekarang ini dilakukan dua tahun sekali,“ ujarnya.

Untuk mendukung target tersebut, setiap SKPD, instansi vertikal, lembaga KLA hingga media diminta mengisi indikator dan klaster sesuai tugasnya.

Baca Juga:GP Ansor Kabupaten Tasikmalaya Kuatkan Kader, Gelar Konsolidasi Organisasi di Enam ZonaAnggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya Aldira Yusup Soroti Penutupan Tambang Emas: WPR Belum Dirasakan Rakyat!

Selain itu, desa dan kecamatan juga didorong membentuk gugus tugas Layak Anak agar program yang dijalankan selaras dengan indikator KLA.

0 Komentar